TAHUKAH ANDA APAKAH HERNIA ITU ?› 04-03-2009
1. Tahukah anda, apakah Hernia itu?
HERNIA, SEMUA BISA KENA Hernia, nama yang indah. Bukan nama perempuan cantik, tetapi gangguan kesehatan yang patut diwaspadai. Orang awam mengenalnya sebagai turun berok atau ketedhun dalam bahasa jawa. Jangan mengangkat barang berat atau sering mengejang, nanti turun berok.” Peringatan serupa itu sering kita dengar terutama dari orang tua, supaya kita terhindar dari penyakit turun berok. Hernia berasal dari bahasa latin, herniae, artinya penonjolan isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah pada dinding rongga tersebut. Dinding rongga yang lemah itu membentuk kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di perut dengan isi yang keluar berupa bagian usus. Sebagai gmbaran, Hernia adalah masuknya isi suatu organ ke dalam kantong karena berbagai sebab. Bisa dibilang apapun yang masuk ke kantong dan keluar dari tempatnya disebut Hernia. Contohnya, kondisi sebagian organ usus masuk ke kantong yang terdapat pada pusar disebut Hernia Umbilikal.
Hernia dibedakan atas beberapa jenis, sesuai letaknya. Bila terjadi di paha disebut Hernia Femoralis, di pusar Hernia Umbilikalis, dan disekat rongga dada dinamai Hernia Diafragmatika. Ada juga Hernia Inguinalis yang terjadi di lipatan paha.
Hernia Insisional terjadi setelah seseorang menjalani operasi. Setelah dibedah, kekuatan jaringan tidak 100% kembali seperti semula. Daerah tersebut melemah dan terjadilah Hernia.
2. Siapa yang kemungkinan lebih banyak terkena ?
PRIA LEBIH BANYAK
Hernia dapat terjadi pada siapa saja dan usia berapa saja. Namun kaum lelaki lebih sering mengalaminya daripada perempuan.
Pada orang dewasa, hernia terjadi karena dua faktor utama, yaitu adanya otot dinding rongga yang lemah, misalnya perut, atau dorongan yang menyebabkan tekanan di dalam rongga perut meningkat. Hernia ini biasanya terjadi pada usia lanjut karena otot dinding rongga perut melemah.
Pada wanita, kegemukan dapat memungkinkan timbulnya tekanan berlebih di daerah yang lemah. Keadaan tersebut mengakibatkan usus terdorong hingga menonjol keluar.
Beberapa penelitian di Eropa menyatakan kebiasaan merokok, penyakit terkait jaringan ikat, atau diabetes mempengaruhi fungsi metabolisme pada jaringan ikat, sehingga beresiko menimbulkan hernia.
3. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya hernia:
Usahakan untuk mempertahankan berat tubuh yang sehat. Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan pada otot di sekitar perut. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Buah-buahan, sayuran dan makanan yang terbuat dari gandum sangat disarankan untuk dikonsumsi. Makanan tersebut mengandung banyak serat yang membantu mencegah konstipasi dan mengurangi tekanan di bagian perut. Hindari mengangkat barang yang terlalu berat. Jika harus mengangkat barang berat, lakukan dengan cara yang benar. Postur tubuh yang tepat saat mengangkat barang berat, yakni tekuk lutut anda dan hindari membungkuk untuk mengurangi tekanan. Hindari rokok dan asapnya. Rokok beserta asapnya bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti batuk kronis yang dapat mencetuskan hernia. |