Warnailah kehidupan ini dengan ahlak dan perilaku yang baik, meningkatkan prestasi kerja, banyak beramal saleh, sehingga saat menghadap Tuhan YME, dapat menutup kehidupan dengan Khusnul Khotimah dan senyum kebahagiaan.
» User Login



» Menu Utama
Artikel
Berita
Halo Dokter
Mitra
Web Links
Peraturan
Klub Kesehatan
Bisnis Proses
E-MAIL
Contact Center 24 Jam





Untitled Document
artikel kesehatan
Artikel

Banyak Pengidap Kolesterol Tinggi Gagal Diobati

› 17-12-2009


Kita semua tahu dari berbagai riset yang meluas dilakukan di berbagai belahan dunia menyebutkan, si kolesterol jahat LDL-C ini merupakan faktor resiko utama munculnya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Saat ini, lebih dari 17 juta nyawa manusia terenggut oleh CVD. Arena itu, peringkat CVD sebagai pencabut nyawa masih eratas dibandingkan dengan penyakit berat lain seperti kanker.

Bahkan, menyongsong tahun 2020, angka kematian akibat CVD diperkirakan bakal melonjak lebih dari 20 juta orang. Angka ini masih menanjak lagi menjadi 23 juta saat sudah menginjak tahun 2030.

Tanpa upaya yang sungguh-sungguh dalam mengelola hiperkolesterolemia, penderita jelas tak bakal panjang umur, apalagi bila faktor resiko yang disandangnya sudah banyak. Sudah merokok, mengidap kencing manis, pernah terkena serangan jantung pula.

Sekadar memodifikasi gaya hidup tak bakal cukup. Setiap orang perlu mengubah pola hidupnya menjadi sehat. Kebiasaan merokok, mengonsumsi makanan tinggi lemak, dan kurang olahraga tentu harus dihentikan. Lebih dari itu orang harus mengonsumsi obat juga. Apalagi bila resiko tinggi disandang sang penderita hiperkolesterolemia.

Survey yang dikenal dengan sebutan CEPHEUS(Centralised Pan Asian Survey on the Under-treatment of Hypercholesterolemia) mengungkapkan fakta yang memprihatinkan.

Dari 7.281 responden yang tersebar di delapan Negara Asia termasuk Indonesia, 50,9 % gagal mencapai sasaran.

Sebanyak 44,1% pasien lupa minum obat dan 52,2% hanya minum sekali atau dua kali seminggu. Ini karena, satu dari 4% dalam survey ini meyakini, lupa mengkonsumsi satu dosis obat dalam jangka waktu satu minggu atau lebih tak akan mempengaruhi tingkat kolesterol. Padahal sehari saja mengabaikan asupan obat antikolesterol, pengobatan pun sia-sia.

Sumber: Gaya Hidup Sehat 2009




 
» Cari Mitra
» Pooling Yakes
Bagaimana pendapat anda tentang pelayanan General Check Up?
Alasan :


Untitled Document
Untitled Document Untitled Document
Artikel Terbaru
Mudik Lebaran Penuh Berkah ...[read]
Memberi Maaf Jangan Cuma Di Bibir ...[read]
Lebaran Sehat Bebas Penat ...[read]
Memilih Menu Sehat Saat Sahur Dan Berbuka Puasa ...[read]
PRADIABETES Tetap Harus Makan Seimbang Saat Puasa ...[read]
Vaksin Meningitis Untuk Calon Haji ...[read]
Mulai Olahraga Saat Bulan Puasa ...[read]