Yakes Telkom App

MONITOR KESEHATAN DENGAN YAKES TELKOM APP

Konsultasi DokterWAP & VIPKonfirmasi RJTL/RI
Medical RecordMedical Check UpInformasi
Login ke Yakes Telkom APPApp StoreGoogle Play

YUK, CEGAH BAU MULUT SAAT BERPUASA

Jumat, 17 Mei 2019 - 14:21
YUK, CEGAH BAU MULUT SAAT BERPUASA
Sumber gambar : yakestelkom.or.id
Ramadhan tiba, kesehatan dan kebersihan rongga mulut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan saat berpuasa, karena munculnya bau mulut saat berpuasa  acap kali mengganggu aktivitas kita ketika berkomunikasi dengan orang lain. 
 
Dari HR. Bukhari no. 1894 dan Muslim no. 1151, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sungguh, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk.” Meskipun di hadist telah diriwayatkan demikian, tetap saja bau mulut saat berpuasa menjadi alasan untuk orang menjadi tidak percaya diri ketika berbicara dengan orang lain .
 
Sebenarnya apa saja yang menyebabkan gangguan kesehatan dan bau mulut saat berpuasa ? Berikut penjelasan nya :
 
1.      Gigi berlubang
Gigi berlubang yang tidak dirawat  akan menghasilkan gas (produk infeksi), sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap, tentu saja dampaknya adalah munculnya bau mulut.
 
2.      Sisa makanan sahur yang tertinggal disela-sela  gigi
Gigi merupakan tempat penimbunan sisa makanan, jika sisa makanan tersebut tidak dibersihkan dengan baik, maka pembusukan akan terjadi secara alamiah oleh bakteri normal dalam rongga mulut, yang imbasnya mengakibatkan sakit gigi dan bau mulut. 
 
3.      Rongga mulut yang kering
Air liur adalah salah satu karunia Allah swt yang luar biasa karena  mengandung agen anti bakteri. Kandungan protein di dalam nya turut berperan dalam proses pencernaan, melawan & membunuh bakteri di mulut.  Oleh karena itu, air liur besar peran nya dalam menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut.
Karena tidak adanya aktivitas makan dan minum yang dilakukan saat berpuasa, otomatis aliran stimulasi saliva (air liur) menjadi sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali, akibatnya mulut menjadi kering.  Jika mulut kering, sel-sel mati dan bakteri dapat menumpuk di lidah, gusi dan bagian dalam pipi. Sel-sel ini kemudian mulai membusuk dan mengeluarkan bau yang tidak sedap
 
Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan rongga mulut saat berpuasa? Berikut tips yang diberikan drg.Ratna Puspitasari, salah satu tim dokter gigi Yakes Regional Jateng & DIY :
 
1.      Lakukan perawatan gigi berlubang dan jaga kebersihan rongga mulut dari karang gigi dengan kontrol ke dokter gigi.
 
2.      Menyikat gigi dengan teratur.
Saat berpuasa,  lakukan aktivitas menyikat gigi  setelah menyantap hidangan sahur dan sebelum tidur. Pastikan  menyikat semua bagian gigi, terutama pada permukaan bagian dalam, permukaan luar, dan permukaan gigi yang digunakan untuk mengunyah. Dan sebaiknya  lakukan pembersihkan sela – sela gigi dengan dental floss ( benang gigi yang halus) sebelum menyikat gigi. Sehingga tidak ada sisa makanan yang tertinggal. Sebaiknya beri jeda waktu setidaknya 5-10 menit sebelum berkumur, untuk memberi kesempatan fluoride pada pasta gigi bereaksi dengan email gigi.
 
3.      Konsumsi Buah dan sayur.
Buah dan sayur adalah pembersih alami gigi  yang bisa membantu membersihkan plak dan sisa makanan. Buah dan sayur juga mengandung antioksidan yang bisa menjaga kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, selama berpuasa,  dianjurkan untuk menambahkan buah dan sayuran ke dalam menu sahur dan berbuka puasa.
 
Nah, dengan membaca sedikit tips di atas, semoga dapat membantu anda untuk mengatasi masalah bau mulut yang kerap muncul ketika berpuasa, sehingga percaya diri tetap anda dapatkan, aktivitas lancar dan tidak terganggu hanya karena masalah bau mulut.
 
Selamat Mencoba! 
(YKS04-01)
 
Sumber artikel :
 
1.      Buku konservasi by drg.Narlan
2.      Buku periodontology