• icon-phone Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405
  • Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405

Info Terbaru

image-newest
Info Kesehatan

Awas 'Encok' Dini! Lakukan 6 Gerakan Rahasia Ini Tanpa Harus Berdiri dari Kursi Kerjamu Jumat, 17 Juli 2026 10:43 WIB Rutinitas mengejar deadline sering kali menuntut kita duduk terpaku berjam-jam di depan layar. Saking fokusnya, tubuh yang tadinya tegap perlahan makin membungkuk mendekati monitor. Tanpa disadari, kebiasaan ini memicu rasa pegal, kaku pada persendian, dan rasa lelah yang lebih cepat datang meski kita tidak melakukan aktivitas fisik berat. Duduk terlalu lama memang menjadi musuh senyap bagi sirkulasi darah dan otot. Namun, tenang saja! Menjaga kebugaran saat bekerja tidak selalu harus dilakukan di pusat kebugaran. Anda bisa mengembalikan kesegaran tubuh dengan meluangkan waktu beberapa menit saja untuk stretching ringan, langsung dari kursi kerja Anda. Berikut adalah 6 gerakan peregangan praktis yang bisa langsung Anda sontek untuk mengusir rasa kaku di tengah kesibukan: 1. Peregangan Leher untuk Usir Ketegangan Sering merasa tengkuk berat dan kaku? Cobalah miringkan dan putar leher secara perlahan ke arah kanan dan kiri. Gerakan sederhana ini sangat efektif mengurangi ketegangan pada area leher dan pundak. Ingat, lakukan dengan lembut dan hindari membunyikan leher secara paksa agar tidak memicu cedera. 2. Putar Bahu, Lepaskan Beban Beban pekerjaan tak jarang membuat area bahu menegang. Putarlah bahu ke depan dan ke belakang secara bergantian sebanyak 10–15 kali. Gerakan ini akan membantu me-rileks-kan otot setelah terlalu lama diam dalam posisi mengetik. 3. Lemaskan Pergelangan Tangan Penggunaan keyboard dan mouse secara intens adalah pemicu utama kekakuan jari dan pergelangan tangan. Putar pergelangan tangan searah dan berlawanan arah jarum jam masing-masing 10–15 kali agar pergerakan tangan kembali luwes dan terhindar dari kram. 4. Buka Dada, Perbaiki Postur Layar monitor sering kali "menarik" postur tubuh kita untuk membungkuk. Lawan kebiasaan ini dengan merentangkan kedua tangan ke samping, tarik bahu ke belakang, lalu tahan selama beberapa detik. Gerakan ini adalah kunci untuk memperbaiki postur tubuh bagian atas. 5. Jangan Lupakan Pergelangan Kaki Sirkulasi darah di area kaki kerap terhambat saat kita duduk terlalu lama. Angkat sedikit kaki Anda dari lantai, lalu putar pergelangan kaki secara perlahan ke dua arah. Gerakan ini akan melancarkan sirkulasi darah bagian bawah dan mencegah rasa kesemutan. 6. Aktifkan Otot Perut Otot inti (core) yang kuat akan membantu Anda duduk lebih tegak dan stabil. Kencangkan otot perut selama beberapa detik, lalu lepaskan perlahan. Ulangi gerakan ini beberapa kali untuk menjaga kekuatan otot perut selama bekerja. Bangun Kebiasaan Kecil untuk Perubahan Besar Peregangan di atas akan jauh lebih efektif jika diimbangi dengan kebiasaan ergonomis di meja kerja. Agar tubuh tetap fit hingga jam pulang kerja tiba, pastikan Anda mulai menerapkan kebiasaan kecil berikut ini: Pasang pengingat waktu: Biasakan untuk mengambil jeda dan melakukan peregangan rutin setiap 45–60 menit sekali. Atur pandangan mata: Pastikan posisi monitor sejajar dengan pandangan mata agar leher tidak terus-terusan menunduk atau mendongak. Duduk dengan postur tepat: Biasakan duduk dengan punggung tegak bersandar, siku membentuk sudut 90 derajat, dan telapak kaki menapak penuh di lantai. Curi waktu untuk berjalan: Sesekali berdirilah, entah sekadar untuk mengambil air minum atau berjalan singkat ke meja rekan kerja, agar tubuh tetap aktif. Menyelesaikan pekerjaan dengan baik memang penting, namun menjaga kesehatan tubuh Anda jauh lebih utama. Gerakan-gerakan simpel ini adalah bentuk investasi kecil untuk menciptakan hari kerja yang lebih produktif, nyaman, dan pastinya bebas pegal!

image-newest
Info Kesehatan

Selamat Tinggal Pegal-Pegal! Ini Rutinitas Peregangan 5 Menit Wajib untuk Pekerja Kantoran Kamis, 16 Juli 2026 14:13 WIB Halo, Yakes Fams! Apakah kamu pernah merasakan badan pegal saat duduk terlalu lama di depan layar? Duduk terlalu lama saat bekerja memang kerap membuat tubuh terasa kaku, pegal, dan mudah lelah. Jangan anggap remeh, karena jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan dengan posisi duduk statis ini dapat meningkatkan risiko gangguan otot dan sendi. Untuk mencegah dampak buruk tersebut, otot membutuhkan peregangan secara rutin agar terhindar dari ketegangan dan postur tubuh kita tetap terjaga dengan baik. Mengapa Peregangan di Sela Bekerja Itu Penting? Peregangan ringan memberikan segudang manfaat bagi tubuh. Selain membantu mengurangi pegal dan nyeri otot, peregangan juga sangat efektif untuk melancarkan peredaran darah sehingga tubuh terasa lebih segar. Lebih dari itu, aktivitas sederhana ini terbukti mampu: Meningkatkan fokus dan energi saat bekerja. Membantu mengurangi tingkat stres. Membuat pikiran dan tubuh menjadi lebih rileks. Kabar baiknya, Yakes Fams tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk mengatasi pegal-pegal tersebut. Cukup sisihkan waktu 5 menit untuk melakukan peregangan ringan agar tubuh kembali segar dan siap melanjutkan aktivitas dengan lebih nyaman. 6 Macam Gerakan Peregangan yang Bisa Dilakukan di Kantor Intip berbagai gerakan sederhana di bawah ini yang bisa langsung kamu praktikkan dari kursi kerjamu: 1. Peregangan Leher Miringkan kepala secara perlahan ke arah kanan, lalu tahan, dan ganti ke arah kiri. Tahan masing-masing posisi selama 30 detik agar otot-otot di sekitar leher yang tegang menjadi lebih rileks. 2. Peregangan Bahu Angkat kedua bahu ke atas mengarah ke telinga, tahan selama beberapa saat, lalu turunkan kembali secara perlahan. Ulangi gerakan ini selama 30 detik untuk membantu melepaskan beban dan ketegangan pada area bahu. 3. Peregangan Punggung Duduklah dengan posisi punggung tegak lurus. Kemudian, luruskan kedua tangan ke depan dan dorong secara perlahan hingga kamu merasakan regangan pada bagian punggung. Tahan posisi ini selama 30 detik. 4. Peregangan Pinggang Tetap dalam posisi duduk, putar bagian atas tubuhmu ke arah kanan dan tahan selama beberapa detik. Setelah itu, putar tubuh ke arah kiri. Lakukan pada masing-masing sisi selama 30 detik untuk membantu menjaga kelenturan otot pinggang. 5. Peregangan Betis Luruskan salah satu kaki ke depan, kemudian tarik ujung telapak kaki menghadap ke arah tubuh (dorong tumit menjauh) hingga terasa regangan pada betis. Tahan selama 30 detik, lalu ulangi gerakan yang sama pada kaki sebelahnya. 6. Peregangan Tangan dan Pergelangan Rentangkan tangan ke depan, lalu tekuk pergelangan tangan ke arah atas dan bawah secara bergantian. Tahan masing-masing gerakan selama 30 detik. Gerakan ini sangat penting untuk mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan, terutama bagi kamu yang sering mengetik. Tetap Sehat dan Produktif di Tempat Kerja Menjaga kesehatan di sela-sela kesibukan bekerja tidaklah sulit. Cukup luangkan waktu sekitar lima menit untuk melakukan peregangan ringan setiap 1–2 jam sekali, terutama jika pekerjaan mengharuskan kamu untuk duduk dalam waktu yang cukup lama. Ingat, tubuh yang sehat dan tidak kaku akan membuat energi, semangat, serta kualitas kerjamu ikut meningkat!

image-newest
Info Kesehatan

Cara Ampuh Usir Stres dan Tingkatkan Fokus Hanya dengan Mengatur Napas Kamis, 16 Juli 2026 10:02 WIB Gaya hidup modern yang serba cepat dan tekanan pekerjaan sering kali memicu stres dan kecemasan. Saat kondisi tersebut melanda, napas seseorang umumnya menjadi lebih cepat dan tidak teratur. Untuk mengatasi hal ini, para ahli kesehatan merekomendasikan sebuah metode sederhana yang dikenal dengan sebutan teknik box breathing. Melalui kampanye edukasi kesehatannya, Yakes-Telkom turut membagikan panduan praktis mengenai teknik pernapasan ini. Metode box breathing dinilai efektif sebagai pertolongan pertama untuk mengembalikan ritme napas, sehingga tubuh dan pikiran dapat kembali rileks. Apa Itu Box Breathing? Melansir dari informasi kesehatan yang dibagikan, box breathing adalah teknik pernapasan terstruktur yang membagi proses pernapasan ke dalam empat langkah utama, di mana masing-masing fase ditahan selama 4 detik. Teknik ini tidak memerlukan peralatan khusus maupun ruangan yang luas, sehingga sangat praktis dilakukan kapan saja dan di mana saja, terutama dalam situasi yang memicu kepanikan atau ketegangan. Beragam Manfaat untuk Kesehatan Mental dan Fisik Penerapan box breathing secara rutin tidak hanya sekadar mengatur napas, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi kesehatan tubuh, antara lain: Meredakan Stres dan Kecemasan: Membantu menenangkan sistem saraf pusat sehingga ketegangan tubuh berkurang. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi: Pikiran yang tenang terbukti ampuh menjernihkan otak, sehingga produktivitas saat bekerja atau belajar kembali meningkat. Membantu Tidur Lebih Nyenyak: Sangat direkomendasikan bagi mereka yang mengalami insomnia atau kesulitan tidur, karena teknik ini mampu menenangkan pikiran sebelum istirahat malam. Menurut anjuran medis, teknik ini sangat tepat diaplikasikan pada momen-momen krusial, seperti saat sedang merasa cemas, sebelum melakukan presentasi atau rapat penting, setelah menjalani aktivitas fisik yang melelahkan, maupun menjelang waktu tidur. Cara Tepat Mempraktikkan Box Breathing Bagi Anda yang ingin mencobanya, ikuti empat tahapan sederhana berikut yang masing-masing berdurasi 4 detik: Tarik Napas: Hirup udara secara perlahan dan dalam melalui hidung selama 4 detik. Tahan Napas: Tahan udara di dalam paru-paru sejenak, juga selama 4 detik. Buang Napas: Hembuskan udara secara perlahan melalui mulut selama 4 detik. Tahan Kembali: Tahan kembali napas Anda (kondisi paru-paru kosong) selama 4 detik sebelum mengulangi siklus pertama. Ulangi siklus pernapasan ini beberapa kali hingga Anda merasa beban pikiran mulai terangkat dan tubuh terasa jauh lebih rileks. Tips Memaksimalkan Latihan Agar mendapatkan hasil yang optimal, terdapat beberapa tips yang bisa diterapkan saat mempraktikkan box breathing: Carilah posisi duduk atau berdiri yang paling nyaman dan rileks. Lakukan proses bernapas secara perlahan tanpa terburu-buru. Fokuskan pikiran penuh pada hitungan (1 sampai 4) dan rasakan setiap ritme napas yang masuk dan keluar. Lakukan latihan ini selama 1 hingga 5 menit, atau sesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda. Dengan meluangkan waktu beberapa menit saja setiap harinya, tubuh tidak hanya menjadi lebih rileks, tetapi stres pun menjadi lebih mudah untuk dikelola. Sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kualitas hidup dan kesehatan mental Anda.

image-newest
Info Kesehatan

Ingin Mood Lebih Stabil? Kenali Peran 4 Hormon Bahagia dalam Tubuh Senin, 13 Juli 2026 11:52 WIB Perasaan bahagia tidak hanya dipengaruhi oleh keadaan sekitar, tetapi juga oleh berbagai proses alami yang terjadi di dalam tubuh. Salah satunya adalah peran empat hormon yang sering dikenal sebagai hormon bahagia, yaitu dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dalam menjaga keseimbangan suasana hati, motivasi, hingga hubungan sosial. 1. Dopamin: Meningkatkan Motivasi dan Rasa Puas Dopamin berperan dalam sistem penghargaan di otak. Hormon ini membantu kita merasa puas setelah menyelesaikan suatu tugas atau mencapai tujuan. Untuk mendukung produksinya, cobalah membuat target kecil yang realistis, melakukan aktivitas yang disukai, dan tetap aktif bergerak. 2. Serotonin: Menjaga Suasana Hati Tetap Stabil Serotonin membantu mengatur suasana hati, kualitas tidur, dan nafsu makan. Kadar serotonin yang seimbang sering dikaitkan dengan perasaan lebih tenang dan fokus. Paparan sinar matahari pagi, olahraga rutin, serta konsumsi makanan bergizi dapat membantu menjaga kadarnya. 3. Oksitosin: Mempererat Ikatan Sosial Oksitosin dikenal sebagai hormon yang mendukung rasa percaya, empati, dan kedekatan emosional. Meluangkan waktu bersama keluarga atau sahabat, berbagi cerita, dan membangun interaksi yang positif dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon ini. 4. Endorfin: Membantu Meredakan Stres Endorfin adalah zat alami yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan memberikan perasaan lebih rileks. Hormon ini dapat meningkat saat berolahraga, tertawa, atau melakukan hobi yang menyenangkan. Menjaga keseimbangan hormon-hormon tersebut tidak memerlukan langkah yang rumit. Pola hidup sehat, tidur yang cukup, aktivitas fisik secara rutin, serta menjaga hubungan sosial yang baik merupakan kebiasaan sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental. Ingat, bahagia bukan sekadar perasaan, tetapi juga hasil dari tubuh dan pikiran yang terawat dengan baik.

image-newest
Info Kesehatan

Minuman Manis, Teman atau Ancaman? Selasa, 07 Juli 2026 10:58 WIB Segelas es teh manis saat makan siang, kopi kekinian di sore hari, atau minuman bersoda saat berkumpul bersama teman mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Rasanya menyegarkan dan mampu meningkatkan suasana hati. Namun, tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi minuman manis setiap hari dapat membuat asupan gula menjadi berlebihan. Padahal, tubuh memang membutuhkan gula sebagai sumber energi, tetapi dalam jumlah yang sesuai. Ketika konsumsi gula melebihi kebutuhan tubuh secara terus-menerus, risiko berbagai penyakit kronis pun dapat meningkat. Asupan gula berlebih dapat menyebabkan berat badan bertambah karena kelebihan gula akan disimpan sebagai lemak. Selain itu, kadar gula darah yang sering melonjak juga dapat meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2. Tidak hanya itu, konsumsi gula berlebihan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, kerusakan gigi akibat bakteri di rongga mulut, hingga membuat tubuh lebih cepat lapar dan mudah lelah karena kadar gula darah yang naik dan turun secara drastis. Kabar baiknya, mengurangi konsumsi gula tidak harus dilakukan secara ekstrem. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten justru lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, mulai memilih air putih sebagai minuman utama, mengurangi minuman kemasan atau kopi dengan tambahan gula, serta membiasakan membaca label informasi gizi sebelum membeli makanan dan minuman. Jika ingin camilan, buah segar dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan makanan atau minuman tinggi gula. Bagi yang terbiasa mengonsumsi minuman manis, kurangi kadar gulanya secara bertahap. Cara ini membantu lidah beradaptasi sehingga tubuh tidak merasa "kehilangan" rasa manis secara tiba-tiba. Melalui Hari ke-6 dalam rangkaian "7 Tantangan 7 Hari Lebih Sehat", Yakes mengajak seluruh peserta untuk mulai membangun kebiasaan sederhana ini. Mengurangi minuman manis bukan berarti menghilangkan kenikmatan, melainkan memilih yang lebih baik bagi kesehatan tubuh.

image-newest
Info Kesehatan

Berani Selesaikan Challenge 6.000 Langkah? Jumat, 03 Juli 2026 08:32 WIB Menjalani gaya hidup sehat tidak selalu harus dimulai dengan olahraga yang berat. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jika dilakukan secara rutin. Karena itu, pada Challenge Kedua dalam 7 Tantangan untuk 7 Hari Lebih Sehat ala Yakes, Anda diajak untuk mulai membiasakan diri berjalan kaki 6.000–9.000 langkah setiap hari. Mengapa Jalan Kaki Penting? Jalan kaki merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang mudah dilakukan oleh hampir semua orang, tanpa memerlukan peralatan khusus. Meski sederhana, kebiasaan ini dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus mengurangi risiko berbagai penyakit. Berjalan kaki secara rutin memiliki sejumlah manfaat, antara lain: Menjaga kesehatan jantung dengan membantu melancarkan sirkulasi darah. Memperkuat otot dan tulang, sehingga tubuh tetap kuat dan aktif. Membantu menjaga berat badan jika diimbangi dengan pola makan yang sehat. Menurunkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Tidak Perlu Langsung Mencapai Target Bagi yang belum terbiasa aktif bergerak, tidak perlu memaksakan diri untuk langsung mencapai 6.000 langkah dalam satu hari. Mulailah sesuai kemampuan, misalnya dengan berjalan kaki selama 10–15 menit atau memilih tangga dibandingkan lift. Tingkatkan jumlah langkah secara bertahap hingga menjadi kebiasaan. Konsistensi jauh lebih penting daripada memaksakan target yang terlalu tinggi di awal. Setiap langkah yang dilakukan hari ini merupakan investasi bagi kesehatan di masa depan. Tips Agar Jalan Kaki Lebih Nyaman Agar aktivitas berjalan kaki tetap aman dan menyenangkan, beberapa hal berikut dapat diperhatikan: Gunakan sepatu yang nyaman dan sesuai untuk berjalan. Minum air putih yang cukup sebelum dan setelah beraktivitas. Pilih waktu yang nyaman, seperti pagi atau sore hari, saat suhu udara tidak terlalu panas. Manfaatkan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan menuju tempat kerja, berkeliling kantor, atau berjalan santai setelah makan. Saatnya Melangkah Menuju Hidup Lebih Sehat Menerapkan kebiasaan berjalan kaki setiap hari merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Bersama 7 Tantangan untuk 7 Hari Lebih Sehat ala Yakes, mari mulai bergerak lebih aktif dan jadikan setiap langkah sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Sudah berapa langkah yang Anda tempuh hari ini?

image-newest
Info Kesehatan

Berani Ikut Challenge 8 Gelas Air Putih? Langkah Pertama Menuju 7 Hari Lebih Sehat Kamis, 02 Juli 2026 15:34 WIB Menjalani pola hidup sehat tidak selalu harus dimulai dengan perubahan besar. Kebiasaan sederhana seperti rutin minum air putih dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan tubuh. Karena itu, dalam rangka 7 Tantangan untuk 7 Hari Lebih Sehat ala Yakes, tantangan pertama yang dapat mulai diterapkan adalah memenuhi kebutuhan cairan dengan minum 8 gelas air putih setiap hari. Mengapa Minum Air Putih Itu Penting? Sekitar 60% tubuh manusia terdiri dari air. Air berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari menjaga keseimbangan cairan, mengatur suhu tubuh, membantu proses metabolisme, hingga mendukung kerja organ-organ vital seperti ginjal dan jantung. Ketika tubuh kekurangan cairan, berbagai aktivitas sehari-hari dapat terganggu. Konsentrasi menurun, tubuh terasa lemas, bibir dan mulut menjadi kering, bahkan urine dapat berubah menjadi lebih pekat sebagai tanda tubuh membutuhkan lebih banyak cairan. Jangan Tunggu Haus Banyak orang baru minum ketika merasa haus. Padahal, rasa haus merupakan salah satu sinyal bahwa tubuh mulai mengalami kekurangan cairan. Oleh karena itu, biasakan untuk minum secara berkala sepanjang hari, bukan hanya saat haus. Beberapa cara sederhana untuk memenuhi kebutuhan cairan antara lain: Memulai hari dengan segelas air putih setelah bangun tidur. Membawa botol minum saat beraktivitas. Minum air putih sebelum makan. Menambah asupan cairan setelah berolahraga atau saat cuaca panas. Mengonsumsi buah dan sayur yang kaya kandungan air. Langkah Kecil, Manfaat Besar Membiasakan diri minum 8 gelas air putih setiap hari merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, meningkatkan fokus, mendukung fungsi organ, serta menjaga kebugaran selama beraktivitas. Mari mulai kebiasaan baik ini bersama 7 Tantangan untuk 7 Hari Lebih Sehat ala Yakes. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Sudah berapa gelas air putih yang Anda minum hari ini? 

Info Terpopuler

image-popular
Info Korporasi

Digitalisasi Klinik Percetakan Negara, Terobosan Baru dalam Pelayanan Rabu, 16 Desember 2020 03:29 WIB Jakarta – Sebagai implementasi dari pemanfaatan teknologi dalam program POT CINTA, Yakes Telkom meresmikan Yakes Fitness Center yang telah direnovasi serta Digitalisasi Klinik Percetakan Negara di Jalan Percetakan Negara, Jakarta pada Kamis sore lalu(12/11). Upaya digitalisasi setiap program dan layanan Yakes ini ditujukan untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan layanan sesuai dengan visi TelkomGroup, menjadi digital telco untuk memajukan masyarakat. Kegiatan launching dimulai dengan pemotongan pita secara simbolik oleh Afriwandi, selaku Direktur Human Capital Management TelkomGroup sebagai tanda peresmian dibukanya Yakes Fitness Center dan Digitalisasi Klinik Percetakan Negara. Dalam sambutannya, Afriwandi mengapresiasi kinerja Yakes Telkom dalam meningkatkan customer experience, khususnya memasukkan unsur digital dalam pelayanannya. “Yakes kini sudah berubah menjadi lebih baik, saya yakin kedepannya pasti bisa meningkatkan sistemnya lagi. Apalagi saya dengar citra Yakes Telkom di pelanggan itu positif, itu sangat bagus. Dengan begitu, citra Telkom pun akan ikut menjadi baik”, jelas Afriwandi. Pada kesempatan ini T.Zilmahram selaku Direktur Utama Yakes Telkom memaparkan sekilas tentang jejak langkah Yakes Telkom dalam mewujudukan visi menjadi institusi terbaik di Indonesia dalam mengelola layanan kesehatan berbasis managed care dan teknologi digital terkini. “Saat ini Yakes memiliki program-program POT CINTA untuk menjadi layanan yang lebih proaktif dalam melayani pelanggan. Seperti Sabaya, Yakin, Taman Sehati, Seharum, Kopi Cinta, Digikes, Café Poci, Kozi, Courtesy serta adanya dashboard secara realtime mengenai informasi covid di Telkom Group dan dashboard mengenai informasi investasi” jelas Zil. Kepala Area II Yakes Telkom, Anastasia Muriani juga turut menjelaskan mengenai pelayanan di Klinik Percetakan Negara yang kini semuanya sudah berbasis digital, mulai dari screening hingga konsultasi dengan dokter. “Klinik PN ini akan tetap menjalankan protokol COVID, pengukuran suhu tubuhnya sudah menggunakan thermoscan, tidak lagi memakai thermometer yang ‘ditembakkan’ ke dahi. Kemudian sebelum masuk ke poliknlik, pelanggan akan melakukan triase covid terlebih dahulu melalui website yang telah kami siapkan” jelas Anas. Bagi pelanggan yang ingin mengunjungi Poliklinik Percetakan Negara, lanjut Anas, bisa menggunakan Yakes Mobile untuk menentukan jadwal konsultasi, supaya tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan dari dokter. Anas juga menambahkan ragam layanan yang tersedia di Poliklinik Percetakan Negara. “Disini itu nanti ada layanan restitusi secara online, ada Café Poci yaitu café yang menyediakan makanan dan minuman bergizi untuk para pelanggan kita, serta taman sehati” pungkasnya. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penandatangan prasasti secara simbolik oleh DirHCM. Semoga Yakes Telkom bisa semakin lebih baik lagi ke depannya.***dv    

image-popular
Info Kesehatan

Telemedicine menjadi alternatif konsultasi dimasa Pandemi Senin, 18 Januari 2021 11:05 WIB Tahun 2020 sudah selesai akan tetapi,  lain halnya dengan Pandemi yang sampai akhir 2020 belum kunjung usai. Dalam masa Pandemik ini, Yakes Telkom memberikan layanan Telemedicine yaitu pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis jarak-jauh. Telemedicine saat ini, menggunakan teknologi komunikasi dengan gadget untuk memberikan konsultasi fasilitas kesehatan di tempat yang berjauhan, bisa secara langsung via telepon, berkirim pesan, ataupun videocall dengan aplikasi WA (whatsapp) atau aplikasi Telegram. Layanan Telemedicine dibutuhkan oleh Pelanggan dalam masa pandemik Covid-19 saat ini karena ada beberapa layanan yang bisa didapatkan oleh pelanggan dengan menggunakan Telemedicine diantaranya adalah: Layanan Konsultasi medis dengan dokter dan petugas medis lainnya di Yakes Telkom. Memberi kemudahan saat pelanggan ingin mendapatkan Obat Rutin yang dikonsumsi tanpa harus datang ke Poliklinik Yakes Telkom. Permintaan rujukan pemeriksaan Laboratorium dan rujukan ke rumah sakit. Layanan konsultasi tentang restitusi. Layanan konsultasi non medis perihal kepesertaan. Kenapa harus Telemedicine? Guna mencegah penyebaran virus covid-19 lebih baik apabila dirumah saja untuk menghindari kerumunan, itulah sebabnya Yakes Telkom lebih menekankan Telemedicine daripada pelanggan datang langsung ke Poliklinik. Dengan Telemedicine para pelanggan tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan dari Yakes. Untuk layanan medis para pelanggan bisa melakukan konsultasi kepada para dokter, apabila memerlukan obat dokter akan memberikan dan dikirim menggunakan kurir. Demikian juga dengan rujukan bisa juga didapatkan dengan melakukan Telemedicine. Tidak hanya layanan konsultasi medis saja yang diberikan kepada para pelanggan, melainkan dari sisi Non Medispun bisa melakukan Telemedicine, salah satu contohnya adalah layanan Konsultasi kepesertaan. Untuk melakukan laporan update Faskes putra/i dari pelanggan, Pensiunan dapat mengirimkan foto atau scan persyaratan yang sudah lengkap kepada admin kepesertaan untuk diproses lebih lanjut. Selain itu juga pengajuan untuk cetak kartu kesehatan bisa dilayani secara online via Whatsapp ataupun Telegram, dengan mengirimkan persyaratan yang sudah lengkap kepada Admin Kepesertaan pengajuan cetak kartu kesehatan bisa diproses lebih lanjut. Saat ini Yakes Telkom tak henti-hentinya memberikan layanan yang terbaik kepada para pelanggan karena sesuai dengan slogan terbaru Yakes Telkom yaitu Sehat Tekad Kita, Melayani dengan Cinta (YKS05-01)

image-popular
Info Kesehatan

Be Mindful of Your Mental Health Sabtu, 24 Oktober 2020 08:36 WIB Tidak dipungkiri lagi bahwa kesehatan mental merupakan salah satu bagian yang menandakan sehatnya seseorang. Sehat tidak hanya dilihat dari kondisi fisik saja, tetapi bagaimana kondisi psikologis diri kita. Di tengah kondisi pandemic Covid-19 yang melanda, mari kita tanyakan ke diri sendiri, sejahterakah kita secara psikologis? Sejahtera secara psikologis menandakan bahwa diri kita memiliki perasaan yang baik (feeling good) dan dapat berfungsi secara efektif (functioning effectively). Untuk dapat sejahtera secara psikologis, tentunya kita perlu memperhatikan (mindful) kondisi kesehatan mental. Mengapa demikian? Alasannya sangat sederhana, karena dengan memberikan perhatian maka kita lebih menyadari serta dapat lebih memahami kondisi diri kita. Mindfulness adalah suatu pendekatan integratif yang didasarkan pada hubungan pikiran & tubuh, yang membantu individu untuk mengelola pikiran dan perasaan serta kesehatan mental mereka. Mindfulness merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Salah satu contoh simpelnya adalah dengan kita menyadari bagaimana rasa makanan yang tadi dicicipi? Apa warna baju yang dipakai hari ini? Apa perasaan yang muncul ketika atasan memberikan feedback kepada saya? Apa yang saya rasakan ketika rekan kerja menolak pendapat saya? Sadar akan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan menjadi salah satu wujud agar kita dapat menjalankan hari-hari dengan nyaman serta menemukan solusi yang terbaik untuk permasalahan yang dihadapi. Selain menyadari apa yang terlintas dipikiran dan dirasakan, menyadari apa yang tubuh kita coba untuk sampaikan juga salah satu bentuk mindfulness. Sebagai contoh, saat berada pada situasi penuh tekanan atau kecemasan, ternyata tubuh kita memunculkan reaksi tertentu seperti detak jantung meningkat, otot tegang atau napas terhambat. Dengan memperhatikan perubahan yang muncul tersebut, maka kita dapat pula mencari solusi atas perubahan yang terjadi, salah satu upayanya dengan mengatur napas dengan baik agar tubuh menjadi tenang. Begitu pula dengan situasi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini, aware terhadap apa yang menjadi pikiran, perasaan, serta pola tingkah laku yang dimunculkan akan membantu kita menentukan langkah pengelolaan yang tepat. Kesadaran ini menandakan pula bahwa kita merawat diri. Kita sadar akan hal yang menjadi pemicu dari kecemasan serta memperhatikan hal-hal apa yang membuat tertekan. Ketika kita mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental, tidak hanya diri kita sendiri yang mendapatkan manfaatnya. Manfaat apalagi yang didapat melalui mindfulness? Menyadari kondisi psikologis atau kesehatan mental ini juga dapat membantu mengurangi stigma lingkungan yang buruk terhadap kesehatan mental. Beberapa contoh mindfulness ini adalah, menyadari penggunaan tata bahasa yang digunakan agar tidak menyakiti perasaan orang lain, mengedukasi diri terkait kesehatan mental yaitu dengan mengenali bahwa kesehatan mental memiliki perlakuan yang sama dengan masalah medis lainnya, dan mendengarkan kondisi orang lain tanpa interupsi, asumsi, maupun interpretasi di awal. Nah, beberapa hal tersebut dapat kita latih di kehidupan sehari-hari dan menjadi upaya bagi kita untuk lebih mindful terhadap diri maupun lingkungan sosial. Sudah saatnya kita aware terhadap kesehatan mental. Sesuai dengan kampanye yang dikeluarkan World Federation for Mental Health (WFMH), perayaan Hari Kesehatan Mental Dunia tahun 2020 mengusung tema “Mental Health for All: Greater Investment – Greater Access”, hal tersebut menandakan bahwa sehat mental itu hak setiap orang. Inilah saatnya bagi kita untuk berinvestasi dalam kesehatan mental. By: Rahmi Maya Fitri, M.Psi., Psikolog     “We would never tell someone with a broken leg that they should stop wallowing and get it together. We don’t consider taking medication for an ear infection something to be ashamed of.”  MICHELLE OBAMA     Sumber: https://www.verywellmind.com/improve-psychological-well-being-4177330; https://www.mentalhealth.org.uk/a-to-z/m/mindfulness; https://www.mindfulnessstudies.com/ending-mental-health-stigma-through-mindfulness/

image-popular
Info Kesehatan

Kasus Positif Terus Melonjak, Segera Vaksinasi dan Kencangkan Prokes Minggu, 30 Januari 2022 21:49 WIB Lonjakan Kasus Harian Perupadata mencatatkan penambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 9905 kasus (per 28 Januari 2022). Data yang ada juga menunjukkan 90,1% kasus konfirmasi nasional merupakan transmisi lokal dan tercatat sudah 3 pasien kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia (memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan 1 kasus belum divaksin). Kenaikan kasus harian Covid disinyalir akan terus meningkat dalam beberapa waktu kedepan. Gambaran kenaikan tajam kasus ini juga terlihat di lingkungan TelkomGroup. Munculnya 3 sub varian Omicron Baru-baru ini muncul 3 sub varian Omicron yaitu BA.1 BA.2 dan BA.3, status ketiganya masih terus diteliti. Sementara gejala dibandingkan Delta lebih ringan. BA.2 lebih infeksius dengan gejala lebih ringan dari BA.1. Mutasi virus memang bukanlah hal yang baru, apalagi Variant of Concern cenderung cepat menginfeksi dan akan banyak bermutasi. Yang harus digarisbawahi adalah jangan meremehkan dan jangan abai untuk mencegah virus semakin merajalela dan melahirkan varian yang berbahaya. Cegah dengan Vaksin dan Disiplin Prokes Sesuai dengan anjuran pemerintah melalui Kemenkes, perusahaan turut aktif mengambil langkah-langkah untuk mencegah laju penularan khususnya di lingkungan TelkomGroup dengan mempercepat upaya pelaksanaan vaksinasi booster untuk meningkatkan efektivitas vaksin primer.  Jadi bagi karyawan, pensiunan dan keluarga yg sudah mendapatkan e tiket di Peduli Lindungi dan telah 6 bulan dari vaksin ke 2, segera lakukan vaksinasi booster baik di sentra vaksinasi, RS atau puskesmas terdekat. Ayo kita cegah peningkatan laju Covid dengan tidak panik seraya meningkatkan protokol kesehatan dengan selalu gunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, menghindari bepergian kecuali sangat mendesak, dan menghindari kegiatan makan bersama. Semangat Sehat!  #SEMUAWAJIBPAKAIMASKER #SegeraVaksin