Rabu, 17 Maret 2021 23:48 WIB

Keterkaitan antara Stres dan Hipertensi

Saat mengalami stres, tubuh memproduksi banyak hormon. Produksi hormon yang banyak ini dapat menyempitkan pembuluh darah dan mempercepat detak jantung sehingga tekanan darah akan meningkat. Kondisi ini akan kembali normal ketika stres sudah menghilang. Meskipun belum ditemukan bukti bahwa stres menyebabkan hipertensi jangka panjang, namun ada baiknya untuk mengelola stres dengan baik sehingga tubuh dapat berada dalam kondisi sehat.

Bagaimana menjaga hipertensi melalui pengelolaan stres yang baik?

  1. Meningkatkan kesadaran diri untuk melakukan perubahan gaya hidup sehat. Kesadaran dari setiap individu perlu untuk ditingkatkan agar dapat memulai melakukan perubahan pola hidup yang lebih positif. 
  2. Menyederhanakan jadwal harian. Terutama saat sudah mulai merasa tergesa-gesa dalam menyelesaikan kegiatan. Cek kembali agenda atau hal-hal yang mungkin tidak begitu penting sehingga kita pun lebih nyaman dan tenang menjalani aktivitas.
  3. Atur napas untuk rileks. Menarik napas dalam dan secara lambat dapat membantu untuk lebih rileks.
  4. Mencoba yoga atau meditasi. Kegiatan ini membantu tubuh untuk rileks dan menstabilkan tekanan darah. Melalui yoga pun akan dilatih pernapasan, dengan mengambil napas yang mendalam, tubuh pun ikut menjadi rileks. 
  5. Ubah perspektif. Ketika berhadapan pada masalah, cobalah untuk menahan keinginan diri untuk mengeluh. Mulai dengan akui perasaan apa yang muncul terhadap situasi tersebut dan kemudian fokuslah dengan mencari solusi.

Baca juga : Hipertensi dan Kesehatan Gigi