Senin, 08 Maret 2021 11:35 WIB

Kumpulan Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan penting untuk diterapkan untuk menghindari Covid-19. Beberapa protokol yang akan dijelaskan berikut ini adalah mengenai masker dan mencuci tangan.

  1. Pastikan Anda telah mencuci tangan dengan benar.
  2. Jika Anda menggunakan masker bedah, pastikan sisi luar adalah yang berwarna hijau dan sisi dalam yang berwarna putih. Jika menggunakan masker kain, gantilah setiap 4 jam.
  3. Pasang tali masker dengan baik. Jika tali masker perlu diikat, ikat bagian atas terlebih dahulu, kemudian bagian bawahnya.
  4. Pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna. Pastikan pula bagian yang ada logamnya berada di batang hidung.
  5. Lekukkan strip logam mengikuti lekukan hidung hingga tidak ada menyisakan lubang.
  6. Hindari menyentuh bagian tengah masker saat menggunakan dan melepas masker.
  7. Buang masker ke tempat sampah dan cuci tangan Anda hingga bersih setelah menggunakan masker.

Jenis-Jenis Masker

  1. Masker Kain
    • Dapat menahan sebagian percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin, dan dapat mengurangi penyebaran virus Corona di masyarakat, terutama dari orang yang terinfeksi virus namun tidak memiliki gejala apa pun, namun tetap harus menjaga jarak.
    • Terdiri dari 3 lapis:
      • Lapisan paling dalam harus terbuat dari bahan penyerap air seperti kapas dan bahan yang lembut lantaran bersentuhan langsung dengan kulit. (sebaiknya bahan katun karena pori-pori yang rapat).
      • Lapisan tengah - yang berfungsi sebagai filter, terbuat dari bahan seperti polipropilena non-anyaman.
      • Lapisan luar harus terbuat dari bahan yang tahan air seperti poliester.

Jika masyarakat memiliki kegiatan yang tergolong berbahaya (misalnya, penanganan jenazah Covid-19, dan sebagainya) maka tidak disarankan menggunakan masker kain tapi harus menggunakan masker jenis lain (masker bedah atau N95) dan APD pendukung.

  1. Masker Bedah
    Merupakan masker 3 lapis dan sekali pakai yang digunakan tenaga medis saat bertugas, terdiri dari 3 lapisan:
    • Lapisan luar, yang anti air.
    • Lapisan tengah, yang berfungsi sebagai filter mikroorganisme.
    • Lapisan dalam, yang berguna untuk menyerap cairan yang keluar dari mulut.

Efektif untuk menyaring droplet yang keluar dari pemakai ketika batuk atau bersin. Namun lapisan ini tidak bisa melindungi pemakai dari terhirupnya partikel yang lebih kecil.

  1. Masker N95
    Masker ini diutamakan untuk digunakan untuk petugas medis. Tidak hanya mampu menghalau percikan air liur, tapi juga partikel kecil di udara yang mungkin mengandung virus. dan melindungi pemakai dari paparan cairan dengan ukuran droplet, tapi juga cairan hingga berukuran lebih kecil.
  2. Reusable Facepiece Respirator
    Memiliki keefektifan filter lebih tinggi dibanding N95 meskipun tergantung filter yang digunakan. Karena memiliki kemampuan filter lebih tinggi dibanding N95, tipe masker ini dapat juga menyaring hingga bentuk gas.

Mencuci tangan agar bersih menghabiskan waktu sekitar 20-30 detik. Berikut 5 (lima) langkah mencuci tangan yang benar menurut WHO untuk mencegah infeksi virus, kuman, dan bakteri:

  1. Basahi tangan dan tuangkan atau oleskan produk sabun di telapan tangan.
  2. Gosok telapak, punggung tangan, dan sela jari tangan.
  3. Bersihkan bagian bawah kuku.
  4. Bilas tangan dengan air bersih mengalir.
  5. Keringkan tangan dengan handuk/tissue atau keringkan dengan diangin-anginkan.

Setelah kering, tangan Anda sudah aman dari bakteri dan kotoran.

Baca juga : Prosedur Olahraga di Masa Pandemi