Decor Decor

Berita

Seputar Informasi Kegiatan Korporasi Yakes Telkom

  • Thumbnail
    Info Korporasi
    Susun Formularium Optimal, Yakes Telkom Gelar Expert Panel Daftar Obat Telkom 2027-2029

    Sebagai upaya berkelanjutan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu dan terstandar, Yakes Telkom kembali menyelenggarakan kegiatan Expert Panel penyusunan Daftar Obat Telkom (DOT) untuk periode 2027-2029. Forum strategis ini mempertemukan jajaran manajemen Yakes Telkom dengan para pakar medis dan pakar farmakologi guna merumuskan formularium obat yang paling komprehensif, aman, dan mutakhir bagi seluruh peserta. Pembaruan Daftar Obat Telkom ini merupakan langkah krusial untuk beradaptasi dengan inovasi farmasi terkini serta dinamika kebutuhan medis peserta, baik karyawan aktif maupun purnabakti. Melalui diskusi mendalam dan evaluasi klinis bersama para expert panel, Yakes Telkom memastikan bahwa setiap obat yang masuk dalam daftar telah melalui kajian evidence-based medicine yang ketat. Proses ini menitikberatkan pada aspek efektivitas (khasiat) dan keamanan pasien. Semangat sinergi dan komitmen kuat dalam merumuskan formularium terbaik ini terekam jelas pada sesi dokumentasi kegiatan. Tampak jajaran manajemen, panitia, dan para pakar medis berfoto bersama dengan hangat di depan layar proyektor ruang diskusi, menunjukkan kekompakan melalui gestur kepalan tangan yang penuh semangat dan acungan ibu jari. Kolaborasi lintas disiplin ilmu yang terjalin dalam balutan busana formal dan batik ini memancarkan optimisme terhadap dedikasi mereka dalam menyusun kebijakan medis yang berdampak luas. Dengan tersusunnya Daftar Obat Telkom 2027-2029 yang kredibel, Yakes Telkom berharap dapat semakin meningkatkan standar pelayanan kuratif di seluruh jaringan fasilitas kesehatan dan mitra klinik. Langkah kolaboratif ini menjadi wujud nyata dari visi Yakes Telkom untuk terus memberikan jaminan layanan kesehatan yang andal, solutif, dan senantiasa melayani peserta dengan sepenuh hati. Baca Selengkapnya

  • Thumbnail
    Info Korporasi
    Sinergi Telkom Group: Yakes Telkom, YPT, dan Telkom Indonesia Gelar Sharing Knowledge Legal

    Dalam upaya memperkuat pemahaman dan kepatuhan hukum di lingkungan korporasi, Yakes Telkom berkolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) dan Telkom Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sharing Knowledge Legal. Agenda ini bertujuan untuk menyelaraskan regulasi, berbagi praktik terbaik dalam penanganan isu operasional, serta meningkatkan mitigasi risiko hukum di seluruh lini entitas Telkom Group. Melalui forum ini, para praktisi hukum dan perwakilan manajemen dari ketiga institusi dapat saling bertukar wawasan terkait dinamika aturan hukum perusahaan dan tata kelola yang relevan dengan transformasi bisnis saat ini. Sinergi berkelanjutan antara Yakes Telkom, YPT, dan Telkom Indonesia dalam bidang legal ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan Good Corporate Governance (GCG) yang optimal. Dengan pemahaman aspek hukum yang selaras, terintegrasi, dan komprehensif, seluruh entitas diharapkan dapat mengambil keputusan strategis dengan lebih aman dan tangkas, memberikan nilai tambah yang maksimal bagi operasional perusahaan maupun para pemangku kepentingan. Baca Selengkapnya

  • Thumbnail
    Info Korporasi
    Semarak Senam Wisata P2Tel Malang: Yakes Telkom Hadirkan Posko Kesehatan Kawal Kebugaran Pensiunan

    MALANG — Menjaga kebugaran jasmani dan kualitas kesehatan di usia senja merupakan sebuah keharusan. Sejalan dengan semangat tersebut, Persatuan Pensiunan Telkom (P2Tel) menyelenggarakan kegiatan Senam Wisata Regional yang dipusatkan di kota Malang. Acara berskala regional ini tidak hanya menjadi ajang olahraga massal untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang efektif untuk mempererat tali persaudaraan antaranggota purnabakti Telkom. Ratusan peserta tampak memadati area lapangan terbuka di bawah langit pagi yang cerah, berbaris berderet mengikuti irama dan gerakan senam dengan penuh semangat. Kekompakan para peserta semakin terasa dengan balutan seragam olahraga beraneka warna lengkap dengan topi penutup kepala yang melindungi mereka dari terik matahari.  Menyadari pentingnya aspek keselamatan dan kenyamanan dalam kegiatan fisik yang melibatkan para lansia, Yakes Telkom turut hadir memberikan dukungan penuh melalui penyediaan fasilitas Posko Kesehatan. Kehadiran posko ini merupakan wujud nyata dari langkah preventif dan proaktif Yakes Telkom dalam memastikan seluruh rangkaian acara senam wisata dapat berjalan dengan aman dan lancar. Tim medis Yakes disiagakan di lokasi untuk memantau kondisi vital peserta, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan ringan, serta mengantisipasi kebutuhan penanganan medis pertama (P3K) jika terjadi kelelahan atau kondisi darurat selama senam berlangsung. Sinergi yang terbangun harmonis antara P2Tel dan Yakes Telkom dalam agenda Senam Wisata Regional Malang ini kembali menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan masa pensiun yang sehat, aktif, dan bahagia. Melalui dukungan pengawalan medis yang optimal, Yakes Telkom berharap para peserta dapat terus berolahraga dan menikmati masa purnabakti dengan rasa aman, sejalan dengan dedikasi perusahaan untuk senantiasa melayani dan mendampingi kesehatan peserta sepenuh hati. Baca Selengkapnya

Decor Decor

Info Kesehatan

Ragam Artikel dan Tips Kesehatan Terkini

  • Thumbnail
    Info Kesehatan
    Rahasia Tulang Kuat dan Sendi Bebas Nyeri di Usia Senja

    Pernahkah Anda merasa lutut berbunyi "krek" saat bangkit dari kursi, atau punggung terasa kaku setelah menggendong cucu? Jika iya, Anda tidak sendirian. Seiring bertambahnya usia, tubuh kita mengalami perubahan alami. Kepadatan tulang mulai menurun (osteoporosis), massa otot menyusut (sarkopenia), dan pelumas pada sendi tidak lagi seoptimal dulu (osteoartritis). Keluhan seperti pegal linu, encok, atau tubuh yang terasa kaku di pagi hari sering kali dianggap sebagai "penyakit wajar orang tua". Padahal, usia senja bukanlah alasan untuk berhenti bergerak bebas. Dengan beberapa penyesuaian gaya hidup, Anda tetap bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa gangguan nyeri tulang, otot, maupun sendi. Berikut adalah panduan praktis yang bisa Anda terapkan mulai hari ini: 1. Tetap Aktif Bergerak (Gunakan Prinsip Use It or Lose It) Otot dan sendi ibarat mesin; jika jarang digunakan, ia akan berkarat dan kaku. Olahraga ringan yang rutin justru berfungsi melumasi persendian dan memperkuat otot penyangga tulang. Pilihan aktivitas: Jalan kaki pagi, berenang, senam tera, atau bersepeda statis. Latihan peregangan: Lakukan peregangan ringan setiap pagi atau setelah duduk lebih dari 60 menit. Ini membantu menjaga kelenturan dan mencegah kaku otot. 2. Perhatikan Postur Tubuh dan Cara Mengangkat Barang Sering kali, cedera otot dan sendi pada lansia tidak terjadi karena olahraga berat, melainkan karena aktivitas harian dengan postur yang salah. Saat ingin mengambil barang di lantai atau mengangkat beban (seperti galon atau pot tanaman), jangan langsung membungkuk. Biasakan untuk menekuk lutut, berjongkok terlebih dahulu, dan gunakan kekuatan otot paha serta kaki untuk berdiri. Jaga punggung tetap lurus agar tulang belakang terhindar dari tekanan berlebih. 3. Penuhi "Bahan Bakar" Tulang dan Otot Nutrisi adalah fondasi utama peremajaan sel tubuh. Pastikan piring makan Anda mengandung: Kalsium & Vitamin D: Susu rendah lemak, keju, ikan teri, sayuran hijau, dan jangan lupa berjemur di bawah sinar matahari pagi (sebelum jam 9 pagi) selama 10-15 menit untuk asupan Vitamin D alami. Protein: Sangat penting untuk menjaga massa otot agar tidak cepat menyusut. Konsumsi telur, ikan, tahu, tempe, dan dada ayam. 4. Jaga Berat Badan Ideal Setiap kilogram berat badan berlebih akan memberikan beban ekstra pada sendi penopang tubuh, terutama lutut dan pinggul. Menjaga berat badan tetap ideal adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah dan mengurangi nyeri sendi. 5. Jangan Abaikan Sinyal Tubuh Rasa nyeri adalah cara tubuh berkomunikasi. Jika Anda merasakan nyeri sendi yang tajam, bengkak, atau tidak kunjung hilang setelah beristirahat, jangan dipaksa untuk terus beraktivitas dan hindari mengurut area yang meradang secara sembarangan. Menua Itu Pasti, Tetap Aktif Itu Pilihan Menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi adalah investasi jangka panjang agar kita bisa menikmati masa pensiun dengan mandiri, bahagia, dan bebas beraktivitas bersama keluarga tercinta. Mulailah dari langkah kecil hari ini: perbaiki postur tubuh dan rutin bergerak. Punya keluhan seputar tulang dan sendi, atau ingin berkonsultasi mengenai program kebugaran yang aman untuk lansia? Jangan ragu untuk mengunjungi klinik atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan langsung dari ahlinya. Baca Selengkapnya

  • Thumbnail
    Info Kesehatan
    Kebiasaan yang Perlu Diperhatikan untuk Menjaga Kesehatan Usus Besar

    Kanker kolorektal atau kanker usus besar kini tidak hanya menjadi perhatian pada usia lanjut. Meningkatnya kasus kanker kolorektal pada orang dewasa muda dapat menjadi perhatian. Karena itu, menjaga kesehatan usus sejak dini penting dilakukan melalui pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah konsumsi daging merah dan daging olahan. Menurut ahli onkologi Christopher G. Cann, daging merah, daging asap, daging yang diawetkan, serta daging olahan seperti salami, pepperoni, dan chorizo berkaitan dengan peningkatan risiko kanker usus besar jika dikonsumsi terlalu sering. Konsumsi daging merah secara rutin juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan demensia, serta dapat memberikan dampak negatif terhadap sistem kekebalan tubuh.  Walaupun harus diperhatikan, Ahli onkologi tersebut menyebutkan makanan tersebut bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya adalah membatasi frekuensi dan jumlah konsumsinya. 3 Kebiasaan Yang Juga Perlu Diperhatikan Menjaga kesehatan usus besar bukan hanya tentang apa yang ada di piring. Beberapa kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi risiko kanker kolorektal. Berikut diantaranya: Batasi Alkohol Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker kolorektal. Semakin bijak konsumsinya, semakin baik untuk kesehatan. Jauhi Rokok Merokok bukan hanya berdampak pada paru-paru. Penelitian menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko kanker kolorektal hingga 39% lebih tinggi. Luangkan waktu untuk tetap aktif Kurang bergerak dapat berdampak pada kesehatan tubuh. Sebaliknya, aktivitas fisik rutin dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar hingga 30%. Menjaga kesehatan usus besar bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Batasi daging merah dan olahan, kurangi alkohol, hindari rokok, dan luangkan waktu untuk tetap aktif bergerak. Jangan lupa dengarkan kondisi tubuh. Jika muncul gejala atau perubahan yang terasa tidak biasa, jangan menunggu terlalu lama untuk memeriksakannya. Yuk, mulai jaga kesehatan usus dari pilihan yang kita lakukan setiap hari. Baca Selengkapnya

  • Thumbnail
    Info Kesehatan
    Fisik Nggak Ngapa-ngapain, tapi Kok Lemas Banget? Ini Biang Keroknya!

    Pernahkah kamu merasa kehabisan energi di sore hari, padahal sejak pagi "hanya" duduk di depan laptop atau menatap layar HP? Jangan buru-buru menyalahkan cuaca atau kurang minum kopi. Kelelahan ekstrem yang datang tanpa aktivitas fisik berat ini punya nama: Digital Fatigue atau kelelahan digital. Kondisi ini bukan sekadar mata yang terasa perih. Jika dibiarkan, kelelahan akibat paparan layar terus-menerus bisa merembet menjadi beban fisik dan mental yang serius. Mengapa Layar Bisa Membuat Kita "Tumbang"? Secara logika, duduk di kursi seharusnya menghemat energi. Namun, saat kita menatap layar berjam-jam, otak kita sebenarnya sedang bekerja maraton. Otak menerima terlalu banyak rangsangan visual secara bersamaan—mulai dari teks yang bergerak, transisi warna, hingga cahaya biru (blue light) yang dipancarkan oleh layar. Ditambah lagi, posisi tubuh kita cenderung statis dan jarang bergerak (sedentary). Kombinasi antara overstimulasi otak dan otot yang kaku inilah yang akhirnya menyedot energi kita habis-habisan. Kenali Gejala Digital Fatigue Kelelahan digital sering kali datang perlahan. Berikut adalah tanda-tanda bahwa tubuh dan pikiranmu sudah kewalahan menghadapi layar: Fisik: Sakit kepala (terutama di area dahi), nyeri pada leher dan bahu (tech neck), serta mata kering, perih, atau pandangan kabur. Mental & Kognitif: Susah fokus (konsentrasi mudah buyar), brain fog (otak terasa berkabut), dan produktivitas yang menurun tajam meski tenggat waktu menumpuk. Emosional & Pola Hidup: Gampang terpancing emosi (iritabilitas), merasa burnout, hingga pola tidur yang berantakan atau insomnia. Cara Tepat Mengatasi Kelelahan Digital Jangan tunggu sampai tubuh benar-benar tumbang, Yakes Fams! Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Mari mulai batasi dampak buruk layar dengan langkah-langkah proaktif berikut: 1. Terapkan Aturan Istirahat Mata (20-20-20) Jangan biarkan mata terpaku pada jarak dekat terlalu lama. Rutin istirahatkan mata dengan aturan 20-20-20: Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama minimal 20 detik. 2. Sempatkan Micro-Breaks dan Peregangan Tubuh manusia dirancang untuk bergerak. Di sela-sela duduk lama, berdirilah setiap 1-2 jam sekali. Lakukan peregangan ringan pada area leher, bahu, dan punggung bawah untuk melancarkan sirkulasi darah dan melepas ketegangan otot. 3. Evaluasi Ergonomi Meja Kerjamu Pastikan posisi dudukmu nyaman dan mendukung postur tulang belakang. Layar laptop atau monitor harus sejajar dengan mata (agar leher tidak menunduk), telapak kaki menapak datar di lantai, dan gunakan kursi yang menopang punggung bagian bawah (lumbar support). 4. Lakukan Digital Detox Sebelum Tidur Cahaya biru dari layar menekan produksi melatonin (hormon tidur). Kurangi screen time setidaknya 1 jam sebelum tidur. Matikan juga notifikasi aplikasi yang tidak penting agar pikiran bisa benar-benar beristirahat tanpa gangguan fear of missing out (FOMO). Menjaga keseimbangan antara produktivitas digital dan kesehatan tubuh adalah kunci agar kita bisa tetap aktif berkarya. Baca Selengkapnya

Apa Kata Mereka tentang Yakes Telkom?

Yakes telah memberikan layanan terbaik kepada pesertanya.

  • Alex dan Evelita Sinaga

    Dirut Telkom Periode 2014-2019

    Saya senang dengan pelayanan Yakes, petugasnya ramah dan terampil. Pelayanan yang diberikan pun cepat dan tepat. Melayani dengan sepenuh hati dan tulus. Semoga Yakes bisa terus memberikan pelayanan terbaik, semakin maju dan jaya.

  • Garuda Soegardo

    Wakil Direktur Utama Telkom Periode 2005-2007

    Yakes tetaplah melayani sepenuh hati. Kesehatan adalah utama dalam kehidupan keluarga besar Telkom dan insan manusia pada umumnya. Hanya Allah yang kelak akan membalas kebaikan dan ketulusan kalian.

  • Ofan Sofwan

    Direktur Yakes Periode 2012

    Banyak terimakasih atas layanan Yakes melalui tim dan Sahabat Yakes (SABAYA) yang intens membantu kami sepenuhnya di rumah sakit. Kami bangga dengan kondisi Yakes yang saat ini ada. Selamat untuk Yakes atas layanannya yang luar biasa.

doctor
Lovit Super Apps

Segera Gunakan Aplikasi Layanan Digital Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kontak Kami

Memiliki seputar pertanyaan atau informasi lainnya? Hubungi Kami.

Person sending message
Mail
Mail
captcha-image