Senin, 10 Oktober 2022 10:26 WIB

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental Dalam Momentum World Mental Health Day

Ditinjau oleh : Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan (well-being) seorang individu

picture-of-article

Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan (well-being) seorang individu yang menyadari kemampuannya sendiri, mampu mengatasi tekanan kehidupan dengan normal, dapat bekerja secara produktif, serta mampu memberikan kontribusi terhadap komunitasnya. 

Dengan bertujuan untuk mempromosikan advokasi kesehatan mental serta mendidik masyarakat tentang isu-isu yang relevan, World Federation for Mental Health menginisiasi peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia yang hingga saat ini telah diperingati selama 30 tahun berturut-turut sejak pertama kali diperingati pada 10 Oktober 1992. Untuk menjalankan tujuan tersebut, dibuatlah tema pada setiap peringatan kesehatan mental yang berisi visi dari WHO (World Health Organization) bagi kesehatan mental global setiap tahunnya. Untuk peringatan Kesehatan Mental Dunia di tahun 2022, WHO menetapkan tema Making Mental Health & Well-being for All a Global Priority atau “Membuat Kesehatan Mental & Kesejahteraan Untuk Semua Sebagai Prioritas Global”. 

Fokus utama dalam tema tahun ini didasari oleh data yang menunjukkan bahwa sebelum pandemi pada tahun 2019, diperkirakan satu dari delapan orang secara global hidup dengan gangguan mental. Meskipun angka prevalensi orang dengan gangguan mental meningkat, ternyata layanan, keterampilan, dan pendanaan yang tersedia untuk kesehatan mental masih terbatas dan jauh di bawah apa yang dibutuhkan, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

Untuk mengatasi kesenjangan ini, WHO menemukan bahwa terdapat tiga jalur transformatif menuju kesehatan mental yang lebih baik, yakni:

  1. Memperdalam nilai dan komitmen
    Beberapa cara untuk memperdalam nilai dan komitmen yang dapat dilakukan yakni memahami dan menghargai nilai intrinsik, mempromosikan inklusi sosial terhadap orang dengan kondisi kesehatan mental, memberikan prioritas yang sama bagi kesehatan mental dan fisik, mengintensifkan keterlibatan lintas sektor, serta meningkatkan investasi dalam kesehatan mental.
     
  2. Membentuk ulang lingkungan
    Membentuk kembali karakteristik fisik, sosial dan ekonomi dari lingkungan-lingkungan berikut: rumah, sekolah, tempat kerja, pelayanan Kesehatan, komunitas, lingkungan alam, mampu memberikan kesehatan mental yang lebih baik.
     
  3. Memperkuat perawatan kesehatan mental
    Membangun jaringan layanan berbasis komunitas, mendiversifikasi dan meningkatkan pilihan perawatan, membuat kesehatan mental terjangkau dan dapat diakses oleh semua, mempromosikan perawatan berbasis hak asasi manusia yang berpusat pada pribadi, melibatkan dan memberdayakan orang-orang dengan pengalaman langsung mampu memberikan perbaikan terhadap kesehatan mental

Selain cara-cara yang sifatnya global, kita sebagai individu juga mampu mengambil bagian dalam melakukan gerakan transformatif menuju kesehatan mental diri yang lebih baik, melalui cara-cara berikut:

  • Lebih dekat dengan alam
  • Belajar untuk mengerti dan mengelola perasaan
  • Menjadi baik terhadap diri sendiri dan sesama
  • Bercerita dengan seseorang yang dipercaya sebagai bentuk bantuan
  • Tidur yang cukup
  • Berolahraga
  • Makan makanan yang sehat
  • Lakukan aktivitas-aktivitas yang membuat bahagia
  • Batasi informasi mana yang perlu dibaca maupun tidak
  • Berhati-hati dalam penggunaan obat dan/atau alkohol untuk mengatasi perasaan yang sulit (contoh: saat stres)

Dengan begitu, peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia pada tahun 2022 ini diharapkan mampu menjadi jalan untuk mewujudkan setiap individu agar memiliki kesempatan yang sama dalam menikmati kesehatan mental, mendapatkan hak asasinya, serta mampu mengakses perawatan kesehatan mental yang dibutuhkan.

Baca juga : YakesFact : Mengenal 2 Tokoh Bidang Kesehatan Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2022

0 Disukai

96 Kali Dibaca