Jumat, 19 Maret 2021 16:29 WIB

Anoreksia Nervosa

Anoreksia nervosa atau yang biasa disebut anoreksia merupakan gangguan psikologis yang ditandai dengan ketakutan besar atas kenaikan berat badan serta adanya keinginan yang sangat kuat untuk membatasi asupan makan. 

Seseorang dengan anoreksia kesulitan untuk mempertahankan berat badan idealnya. Gangguan ini merupakan salah satu gangguan makan yang umumnya terjadi karena adanya penyimpangan pola pikir mengenai “body image” sehingga terobsesi untuk memiliki tubuh kurus.

Umumnya gangguan ini dialami oleh wanita usia muda. Meskipun demikian, penting untuk tidak mengabaikan kemungkinan bahwa pria dapat mengalami gangguan ini. Anoreksia nervosa memiliki tingkat kematian tinggi dibandingkan gangguan psikologis lainnya. Untuk itu, diperlukan perhatian ekstra jika ditemukan kasus-kasus yang mengarah pada gangguan ini.

Gangguan psikologis lainnya yang berkaitan dengan pola makan yaitu Bulimia. Namun berbeda dari Anoreksia, perilaku utama pada bulimia adalah mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebih yang kemudian diikuti dengan rasa bersalah atau menyesal karena telah kehilangan kendali untuk makan. Penderita bulimia biasanya akan langsung mengeluarkan kembali makanan dari perutnya, baik itu dengan cara memuntahkan ataupun buang air besar yang dirangsang oleh penggunaan obat pencahar.

  • Sangat membatasi asupan makan yang menyebabkan penurunan berat badan di bawah berat badan ideal.
  • Adanya ketakutan yang berlebih akan penambahan berat badan.
  • Berkurangnya berat badan dilakukan sendiri melalui cara-cara seperti merangsang muntah oleh diri sendiri, menggunakan obat pencahar, atau olahraga secara berlebihan.
  • Memiliki penyimpangan pola pikir terkait body image (misal: mempercayai bahwa dirinya kelebihan berat badan sementara realitanya ia memiliki berat badan yang kurang, adanya kepercayaan bahwa berat badannya akan bertambah hanya dengan satu kali makan, atau menolak bahwa dirinya memiliki masalah berat badan yang kurang).
  • Adanya gangguan endokrin, yang ditandai dengan kondisi amenore pada wanita yaitu kondisi tidak terjadinya menstruasi dan kehilangan minat seksual pada pria. 

Penegakan diagnosis harus dilakukan oleh ahlinya (psikolog, psikiater, maupun dokter) dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi di atas. Umumnya seseorang dengan anoreksia nervosa dapat dikenali dari kondisi fisik tubuhnya yang sangat kurus. 

Baca juga : Covid-19: Apa dan Bagaimana?