Jumat, 12 Januari 2024 10:52 WIB

Dorsalgia

picture-of-article

Dorsalgia merupakan kondisi dimana seseorang merasakan nyeri di bagian punggung, leher, bahkan tulang belakang. 

  • Cervical dorsalgia, juga dikenal dengan sebutan serviksgia. Yaitu, nyeri yang terjadi pada tulang belakang bagian leher yang biasa terjadi akibat cidera atau degenrasi tulang belakang bagian leher.
  • Cervicothoracic dorsalgia, jenis dorsalgia ini melibatkan daerah serviks dan toraks pada tulang belakang leher pada bagian paling atas. Pada tipe ini biasanya terjadi nyeri pada bagian antara tulang belakang leher dan tulang belakang lumbar.
  • Thoracic dorsalgia, Jenis nyeri punggung ini hanya terjadi pada segmen vertebra toraks. Jenis dorsalgia ini adalah jenis yang langka.
  • Thoracolumbar dorsalgia, jenis nyeri ini berasal dari punggung atas dan bawah.
  • Lumbar dorsalgia, jenis nyeri ini berada pada bagian akhir thoracic spine dan berlanjut ke bagian awal sacral spine. Nyeri ini umum terjadi karena lumbar sebagai bagian yang biasa digunakan untuk gerak sehari-hari.
  • Lumbosacral dorsalgia, melibatkan nyeri punggung yang berasal dari sacral spine.
  • Faktor usia, orang yang memiliki usia lanjut akan lebih rentan terkena dorsalgia.
  • Merokok.
  • Penyakit tertentu seperti radang sendi dan kanker dapat menyebabkan sakit punggung.
  • Postur tubuh yang kurang baik.
  • Kurang berolahraga memiliki risiko lebih tinggi terkena dorsalgia karena tidak terlatihnya otot-otot tubuh.
  • Gangguan psikologis seperti depresi, cemas, dan stres berlebihan.
  • Kelebihan berat badan.

Gejala dorsalgia dapat berbeda-beda tergantung kondisi dan penyebab yang mendasarinya. Namun pada umumnya seseorang yang menderita dorsalgia akan merasakan:

  • Mati rasa atau kesemutan pada ekstremitas atas atau bawah
  • Sakit otot
  • Rasa sakit yang tajam dan menusuk pada punggung atau leher
  • Sensasi terbakar
  • Rasa sakit yang menjalar ke kaki
  • Fleksibilitas punggung yang terbatas saat mencoba membungkuk
  • Sulit mengubah postur tubuh
  • Sulit melakukan aktivitas sederhana seperti bangun dari posisi duduk

Diagnosis dorsalgia dapat dilakukan oleh tenaga medis dengan beberapa metode seperti memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan rasa sakit dan pasien disarankan menjawab dengan detail. Selain itu dokter juga dapat memberikan pemeriksaan berupa tes neurologis seperti Electromyography (EMG).

  1. Terapi Fisik

Terapi fisik dapat dilakukan pada pasien yang memiliki nyeri dorsalgia yang ringan sehingga diyakini nyeri tersebut dapat hilang karena melakukan terapi fisik. Melakukan olahraga dengan teratur yang didampingi pelatih dapat mempercepat proses pemulihan dan mencegah cedera dan nyeri lebih lanjut.

  1. Obat-obatan

Obat-obat diyakini dapat mengurangi rasa sakit pada dorsalgia, adapun obat-obatan yang umum digunakan yaitu:

  • SAIDs. Obat anti inflamasi non steroid biasanya direkomendasikan untuk sakit punggung dan nyeri punggung akut.
  • Acetaminophen atau dapat disebut juga paracetamol merupakan obat pereda nyeri dan penurun demam yang dapat membantu mengatasi dorsalgia.
  • Cyclobenzaprine. Pelemas otot yang mengobati kejang otot dan terbukti meredakan nyeri punggung non-spesifik, terutama nyeri akut. 
  1. Penanganan secara mandiri
  • Melakukan olahraga ringan-sedang untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot di bagian pinggang dan tulang belakang.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Menjaga serta memperbaiki postur tubuh yang benar ketika duduk.
  • Berdiri tegak untuk mengurangi stres pada otot punggung dan saraf.
  • Hindari mengangkat benda berat yang merusak otot dan saraf punggung.

Baca juga : Penanggulangan dan Pengendalian Hipertensi

0 Disukai

142 Kali Dibaca