Selasa, 06 Januari 2026 17:28 WIB

Kenali, Waspadai, dan Cegah Super Flu!

Ditinjau oleh : Belakangan ini istilah “super flu” makin sering muncul di pemberitaan kesehatan

picture-of-article

Belakangan ini istilah “super flu” makin sering muncul di pemberitaan kesehatan, terutama setelah varian baru virus influenza A tipe H3N2 yang disebut subclade K terdeteksi di berbagai negara termasuk di Indonesia. Meski namanya terdengar mengerikan, super flu ini sesungguhnya adalah bagian dari flu musiman yang sudah dikenal, namun punya beberapa ciri yang membuatnya cepat menyebar. 

Apa Itu Super Flu Subclade K?

Super flu adalah julukan yang diberikan masyarakat dan media untuk varian Influenza A (H3N2) subclade K, yang merupakan turunan baru dari virus flu musiman. Virus ini telah beredar di banyak negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, dan juga kini di Indonesia. 

Subclade K bukan virus baru yang sepenuhnya berbeda, ia masih termasuk keluarga influenza H3N2  tetapi mutasi genetiknya membuatnya lebih cepat menular dari satu orang ke orang lain dibanding varian sebelumnya. Karena kemampuan penyebarannya yang tinggi, istilah super flu pun populer, meski istilah ini bukan istilah medis resmi. 

Sudah Masuk Indonesia, Tapi Keadaannya Terkendali

Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa subclade K telah ditemukan di Indonesia sejak 25 Desember 2025, dengan total lebih dari 60 kasus tersebar di beberapa provinsi termasuk Jawa Timur dan Jawa Barat. Mayoritas kasus ditemukan pada usia dewasa dan anak-anak, terutama pada perempuan. 

Walaupun sudah terdeteksi, Kemenkes menegaskan bahwa varian ini belum mendominasi angka kasus flu nasional dan tren influenza justru menunjukkan penurunan dalam beberapa minggu terakhir. Artinya, meski ada subclade K, situasi umum flu di Indonesia belum meningkat tajam. 

Bagaimana Super Flu Bekerja & Gejalanya

Virus subclade K menular dengan cepat melalui cairan pernapasan dan kontak antar manusia. Gejala yang timbul biasanya mirip flu biasa, seperti:

  • Demam
  • Batuk
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri otot

Karena gejalanya mirip influenza musiman yang umum, orang sering tidak menyadari kalau itu varian subclade K. 

Para ahli jelas menyebutkan bahwa subclade K tidak terbukti lebih mematikan dibanding varian flu sebelumnya, dan kasus parah atau komplikasi berat tetap lebih mungkin terjadi pada orang yang sudah punya kondisi kesehatan tertentu. 

Kewaspadaan Tanpa Kepanikan

Meski belum menunjukkan lonjakan kasus secara signifikan di Indonesia, super flu tetap perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok yang rentan seperti:
✔ Anak-anak
✔ Lansia
✔ Orang dengan penyakit penyerta
Karena daya tahan tubuh mereka umumnya lebih rendah dan risiko komplikasi flu bisa lebih tinggi. 

Cara Melindungi Diri dan Keluarga

Untuk meminimalkan risiko tertular atau menularkan super flu, berikut langkah yang direkomendasikan:

  • Cuci tangan secara teratur
  • Terapkan etika batuk & bersin (misalnya menggunakan tisu atau siku)
  • Jaga kebersihan lingkungan dan ruang tertutup
  • Istirahat cukup dan makan bergizi
  • Gunakan masker ketika sakit atau berada di keramaian
  • Segera periksa kesehatan jika gejala flu makin buruk

Langkah-langkah sederhana ini membantu tubuh tetap kuat dan menekan penyebaran virus.

Baca juga : Rahasia Tubuh Bugar Meski Banyak Duduk di Kantor

0 Disukai

72 Kali Dibaca