Info Terbaru

image-newest
Info Kesehatan

Cara Ampuh Usir Stres dan Tingkatkan Fokus Hanya dengan Mengatur Napas Rabu, 26 Agustus 2026 21:22 WIB Gaya hidup modern yang serba cepat dan tekanan pekerjaan sering kali memicu stres dan kecemasan. Saat kondisi tersebut melanda, napas seseorang umumnya menjadi lebih cepat dan tidak teratur. Untuk mengatasi hal ini, para ahli kesehatan merekomendasikan sebuah metode sederhana yang dikenal dengan sebutan teknik box breathing. Melalui kampanye edukasi kesehatannya, Yakes-Telkom turut membagikan panduan praktis mengenai teknik pernapasan ini. Metode box breathing dinilai efektif sebagai pertolongan pertama untuk mengembalikan ritme napas, sehingga tubuh dan pikiran dapat kembali rileks. Apa Itu Box Breathing? Melansir dari informasi kesehatan yang dibagikan, box breathing adalah teknik pernapasan terstruktur yang membagi proses pernapasan ke dalam empat langkah utama, di mana masing-masing fase ditahan selama 4 detik. Teknik ini tidak memerlukan peralatan khusus maupun ruangan yang luas, sehingga sangat praktis dilakukan kapan saja dan di mana saja, terutama dalam situasi yang memicu kepanikan atau ketegangan. Beragam Manfaat untuk Kesehatan Mental dan Fisik Penerapan box breathing secara rutin tidak hanya sekadar mengatur napas, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi kesehatan tubuh, antara lain: Meredakan Stres dan Kecemasan: Membantu menenangkan sistem saraf pusat sehingga ketegangan tubuh berkurang. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi: Pikiran yang tenang terbukti ampuh menjernihkan otak, sehingga produktivitas saat bekerja atau belajar kembali meningkat. Membantu Tidur Lebih Nyenyak: Sangat direkomendasikan bagi mereka yang mengalami insomnia atau kesulitan tidur, karena teknik ini mampu menenangkan pikiran sebelum istirahat malam. Menurut anjuran medis, teknik ini sangat tepat diaplikasikan pada momen-momen krusial, seperti saat sedang merasa cemas, sebelum melakukan presentasi atau rapat penting, setelah menjalani aktivitas fisik yang melelahkan, maupun menjelang waktu tidur. Cara Tepat Mempraktikkan Box Breathing Bagi Anda yang ingin mencobanya, ikuti empat tahapan sederhana berikut yang masing-masing berdurasi 4 detik: Tarik Napas: Hirup udara secara perlahan dan dalam melalui hidung selama 4 detik. Tahan Napas: Tahan udara di dalam paru-paru sejenak, juga selama 4 detik. Buang Napas: Hembuskan udara secara perlahan melalui mulut selama 4 detik. Tahan Kembali: Tahan kembali napas Anda (kondisi paru-paru kosong) selama 4 detik sebelum mengulangi siklus pertama. Ulangi siklus pernapasan ini beberapa kali hingga Anda merasa beban pikiran mulai terangkat dan tubuh terasa jauh lebih rileks. Tips Memaksimalkan Latihan Agar mendapatkan hasil yang optimal, terdapat beberapa tips yang bisa diterapkan saat mempraktikkan box breathing: Carilah posisi duduk atau berdiri yang paling nyaman dan rileks. Lakukan proses bernapas secara perlahan tanpa terburu-buru. Fokuskan pikiran penuh pada hitungan (1 sampai 4) dan rasakan setiap ritme napas yang masuk dan keluar. Lakukan latihan ini selama 1 hingga 5 menit, atau sesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda. Dengan meluangkan waktu beberapa menit saja setiap harinya, tubuh tidak hanya menjadi lebih rileks, tetapi stres pun menjadi lebih mudah untuk dikelola. Sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kualitas hidup dan kesehatan mental Anda.

image-newest
Info Kesehatan

Minuman Manis, Teman atau Ancaman? Senin, 24 Agustus 2026 21:24 WIB Segelas es teh manis saat makan siang, kopi kekinian di sore hari, atau minuman bersoda saat berkumpul bersama teman mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Rasanya menyegarkan dan mampu meningkatkan suasana hati. Namun, tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi minuman manis setiap hari dapat membuat asupan gula menjadi berlebihan. Padahal, tubuh memang membutuhkan gula sebagai sumber energi, tetapi dalam jumlah yang sesuai. Ketika konsumsi gula melebihi kebutuhan tubuh secara terus-menerus, risiko berbagai penyakit kronis pun dapat meningkat. Asupan gula berlebih dapat menyebabkan berat badan bertambah karena kelebihan gula akan disimpan sebagai lemak. Selain itu, kadar gula darah yang sering melonjak juga dapat meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2. Tidak hanya itu, konsumsi gula berlebihan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, kerusakan gigi akibat bakteri di rongga mulut, hingga membuat tubuh lebih cepat lapar dan mudah lelah karena kadar gula darah yang naik dan turun secara drastis. Kabar baiknya, mengurangi konsumsi gula tidak harus dilakukan secara ekstrem. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten justru lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, mulai memilih air putih sebagai minuman utama, mengurangi minuman kemasan atau kopi dengan tambahan gula, serta membiasakan membaca label informasi gizi sebelum membeli makanan dan minuman. Jika ingin camilan, buah segar dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan makanan atau minuman tinggi gula. Bagi yang terbiasa mengonsumsi minuman manis, kurangi kadar gulanya secara bertahap. Cara ini membantu lidah beradaptasi sehingga tubuh tidak merasa "kehilangan" rasa manis secara tiba-tiba. Melalui Hari ke-6 dalam rangkaian "7 Tantangan 7 Hari Lebih Sehat", Yakes mengajak seluruh peserta untuk mulai membangun kebiasaan sederhana ini. Mengurangi minuman manis bukan berarti menghilangkan kenikmatan, melainkan memilih yang lebih baik bagi kesehatan tubuh.

image-newest
Info Kesehatan

Hidup Bebas Cemas, Apakah Bisa? Rabu, 19 Agustus 2026 21:26 WIB Kecemasan adalah kondisi yang pasti pernah dialami setiap individu. American Psychological Association (APA) mendefinisikan kecemasan sebagai salah satu emosi dengan ciri-ciri perasaan tegang, pikiran khawatir, dan perubahan fisik seperti peningkatan tekanan darah. Perasaan cemas biasanya muncul sebelum menghadapi kejadian penting atau dalam situasi sulit. Sehingga dalam intensitas dan frekuensi tertentu justru membantu keberlangsungan hidup seseorang. Kecemasan dapat membantu kita untuk mengarahkan perhatian terhadap hal yang penting dan memotivasi kita untuk melewati suatu masalah. Sebagai contoh, dengan kecemasan, kita mencoba belajar lebih tekun sebelum mengikuti ujian. Dapat dilihat bahwa kecemasan penting untuk dimiliki untuk dalam kadar tertentu. Namun, jika kecemasan yang muncul terlalu kuat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, maka kecemasan perlu dikelola. Pengelolaan kecemasan dapat dilakukan secara mandiri atau menggunakan pertolongan ahi seperti psikolog. Pengelolaan mandiri kecemasan yang dapat dilakukan antara lain:  Manajemen stres: Belajar untuk mengelola stres dapat meningkatkan ambang batas kecemasan. Kurangi beban kerja, buat prioritas dan daftar pekerjaan yang akan datang, serta istirahat sesuai kebutuhan dapat membuat tugas berat menjadi lebih terkelola. Teknik relaksasi: Meditasi, relaksasi otot progresif, relaksasi napas, berendam air hangat, dan yoga merupakan contoh aktivitas untuk dapat meningkatkan relaksasi. Berolahraga rutin serta mengadaptasi pola makan sehat seimbang. Olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri serta memicu pelepasan hormon dalam otak yang mampu mendatangkan perasaan positif. Berlatih mengubah pola pikir negatif: Buatlah catatan berisi daftar pikiran negatif berulang yang memicu kecemasan, lalu buat pikiran faktual atau positif yang dapat menggantikannya. Cari dukungan sosial: Komunikasi dengan anggota keluarga dan teman yang suportif atau ikuti support grup yang ada di lingkungan. Jika dirasa kecemasan terlalu kuat dan tidak dapat ditangani secara mandiri, maka pertolongan ahli diperlukan. Psikiater dapat memberikan pengobatan dengan beberapa jenis antidepresan, benzodiazepines, tricyclics, dan beta-blockers. Jenis obat dan dosis yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi penderita. Selain itu, psikiater dan psikolog dapat memberikan psikoterapi. Psikoterapi melibatkan diskusi dengan profesional kesehatan mental seperti psikolog, psikiater, dan konselor untuk mempelajari bagaimana cara mengelola kecemasan. Teknik yang paling sering digunakan adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Jadi kecemasan itu kita butuhkan, namun dalam kadar berlebihan, perlu dikelola. Yuk perhatikan kesehatan mental kita dengan mengelola. Sumber: www.apa.org. www.psychologytoday.com www.mayoclinichealthsystem.org www.nimh.nih.gov  American Psychiatric Association (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders. American Psychiatric Publishing: Washington, DC (by: Azza Maulydia., M.Psi, Psikolog)

image-newest
Info Korporasi

Susun Formularium Optimal, Yakes Telkom Gelar Expert Panel Daftar Obat Telkom 2027-2029 Selasa, 18 Agustus 2026 14:10 WIB Sebagai upaya berkelanjutan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu dan terstandar, Yakes Telkom kembali menyelenggarakan kegiatan Expert Panel penyusunan Daftar Obat Telkom (DOT) untuk periode 2027-2029. Forum strategis ini mempertemukan jajaran manajemen Yakes Telkom dengan para pakar medis dan pakar farmakologi guna merumuskan formularium obat yang paling komprehensif, aman, dan mutakhir bagi seluruh peserta. Pembaruan Daftar Obat Telkom ini merupakan langkah krusial untuk beradaptasi dengan inovasi farmasi terkini serta dinamika kebutuhan medis peserta, baik karyawan aktif maupun purnabakti. Melalui diskusi mendalam dan evaluasi klinis bersama para expert panel, Yakes Telkom memastikan bahwa setiap obat yang masuk dalam daftar telah melalui kajian evidence-based medicine yang ketat. Proses ini menitikberatkan pada aspek efektivitas (khasiat) dan keamanan pasien. Semangat sinergi dan komitmen kuat dalam merumuskan formularium terbaik ini terekam jelas pada sesi dokumentasi kegiatan. Tampak jajaran manajemen, panitia, dan para pakar medis berfoto bersama dengan hangat di depan layar proyektor ruang diskusi, menunjukkan kekompakan melalui gestur kepalan tangan yang penuh semangat dan acungan ibu jari. Kolaborasi lintas disiplin ilmu yang terjalin dalam balutan busana formal dan batik ini memancarkan optimisme terhadap dedikasi mereka dalam menyusun kebijakan medis yang berdampak luas. Dengan tersusunnya Daftar Obat Telkom 2027-2029 yang kredibel, Yakes Telkom berharap dapat semakin meningkatkan standar pelayanan kuratif di seluruh jaringan fasilitas kesehatan dan mitra klinik. Langkah kolaboratif ini menjadi wujud nyata dari visi Yakes Telkom untuk terus memberikan jaminan layanan kesehatan yang andal, solutif, dan senantiasa melayani peserta dengan sepenuh hati.

image-newest
Info Kesehatan

Jangan Anggap Sepele, Telat Makan Bisa Berdampak pada Kesehatan Tubuh Senin, 17 Agustus 2026 21:28 WIB Kesibukan sehari-hari sering membuat banyak orang menunda waktu makan. Mulai dari pekerjaan yang menumpuk, aktivitas padat, hingga lupa waktu, telat makan kerap dianggap hal biasa. Padahal, kebiasaan ini dapat memengaruhi kondisi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Saat tubuh terlalu lama tidak mendapatkan asupan makanan, produksi asam lambung dapat meningkat. Kondisi ini dapat memicu rasa perih di perut, mual, hingga heartburn atau sensasi panas di dada. Selain itu, pola makan yang tidak teratur juga dapat mengganggu ritme tubuh sehingga membuat badan terasa lemas, sulit berkonsentrasi, dan mudah lelah saat beraktivitas. Tidak hanya itu, telat makan juga dapat menyebabkan kadar gula darah menurun. Ketika tubuh kekurangan energi, seseorang bisa mengalami pusing, gemetar, hingga sulit fokus dalam bekerja maupun belajar. Jika terjadi terus-menerus, kebiasaan ini tentu dapat berdampak pada produktivitas dan kesehatan jangka panjang. Untuk menjaga kesehatan lambung dan tubuh tetap bugar, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain: Membiasakan makan secara teratur setiap hari Tidak melewatkan sarapan Menyiapkan camilan sehat saat beraktivitas Mengatur pengingat jam makan di ponsel Menghindari kebiasaan menunda makan saat sibuk Menjaga pola makan bukan hanya tentang menghilangkan rasa lapar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan kesehatan secara menyeluruh. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu tubuh tetap berenergi dan lambung lebih nyaman setiap hari. Yuk mulai lebih peduli dengan kesehatan diri sendiri dengan membiasakan makan tepat waktu

image-newest
Info Kesehatan

Bukan Cuma Kardio, Ternyata Angkat Beban Jadi "Senjata Rahasia" Lawan Diabetes. Rabu, 05 Agustus 2026 21:31 WIB Banyak yang beranggapan bahwa penyandang diabetes harus membatasi aktivitas fisiknya. Namun faktanya, latihan angkat beban justru menjadi salah satu kunci penting dalam mengelola diabetes. Bagi penyandang Diabetes Tipe 2, aktivitas ini bukan sekadar untuk membentuk otot, melainkan bagian krusial dalam menjaga kesehatan metabolik. Mengapa Latihan Beban Sangat Dianjurkan? Berdasarkan hasil meta-analisis besar dari berbagai penelitian berkualitas tinggi, latihan beban (resistance training) terbukti membantu mengendalikan diabetes pada orang dewasa dengan Diabetes Tipe 2. Kuncinya ada pada otot kita. Otot berperan sebagai salah satu pengguna glukosa terbesar di dalam tubuh. Ketika Anda rutin berlatih dan massa serta kekuatan otot meningkat, maka akan terjadi perubahan positif di dalam tubuh: Penyerapan gula darah menjadi jauh lebih efisien. Respons tubuh terhadap insulin membaik. Pengelolaan gula darah menjadi lebih optimal. Berbagai Manfaat Latihan Beban bagi Penyandang Diabetes Tipe 2 Penelitian menunjukkan bahwa menjalani latihan beban dan kardio selama empat bulan dapat memberikan berbagai manfaat yang signifikan. Berikut adalah deretan manfaat utama dari latihan beban: Membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah secara efektif. Meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh. Membantu penurunan lemak visceral (lemak yang mengelilingi organ dalam) dan lemak bawah kulit. Mendukung kesehatan metabolik secara menyeluruh. Menambah kekuatan fisik dan kapasitas tubuh untuk beraktivitas sehari-hari. Panduan Aman Memulai Latihan Beban Meskipun latihan beban sangat baik untuk diabetes, rutinitas ini tetap harus dilakukan dengan benar. Agar latihan beban bisa dilakukan secara aman dan terukur, perhatikan empat hal berikut ini: Lakukan pemanasan sebelum latihan: Otot dan sendi yang belum siap lebih mudah mengalami cedera. Karena itu, selalu awali latihan dengan gerakan pemanasan ringan. Utamakan teknik, bukan ego: Mengangkat beban yang terlalu berat belum tentu lebih efektif. Teknik yang salah justru akan sangat meningkatkan risiko cedera pada tubuh Anda. Istirahat sama pentingnya dengan latihan: Istirahat yang cukup sangat dibutuhkan karena akan membantu otot untuk pulih dan berkembang secara optimal. Jangan ragu berkonsultasi: Apabila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional atau dokter sebelum memulai rutinitas olahraga ini. Mulailah secara bertahap dan tetap konsisten untuk mendapatkan manfaat latihan beban secara maksimal bagi kesehatan Anda.

image-newest
Info Kesehatan

Sate, Gulai, Rendang? Nikmati Iduladha Tetap Sehat dengan Cara Ini! Selasa, 26 Mei 2026 21:30 WIB Hari Raya Iduladha selalu identik dengan kebersamaan keluarga dan aneka hidangan olahan daging yang menggugah selera. Mulai dari sate, gulai, rendang, hingga tongseng menjadi menu favorit yang dinantikan setiap tahunnya. Tidak heran, momen makan bersama saat Iduladha menjadi salah satu bagian paling hangat dan menyenangkan. Namun di balik kelezatan hidangan tersebut, konsumsi daging berlebihan juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, tekanan darah meningkat, hingga gangguan pencernaan. Karena itu, penting untuk tetap memperhatikan pola makan agar tubuh tetap sehat selama perayaan Iduladha. Berikut beberapa tips sehat yang dapat diterapkan saat menikmati hidangan Iduladha: 1. Batasi Konsumsi Daging Berlemak Pilih bagian daging yang lebih rendah lemak dan hindari mengonsumsi terlalu banyak santan atau makanan berminyak. Mengatur porsi makan membantu tubuh tetap nyaman dan mengurangi risiko kenaikan kolesterol. 2. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah Lengkapi menu olahan daging dengan sayur dan buah yang kaya serat. Serat membantu melancarkan pencernaan serta menyeimbangkan asupan lemak dalam tubuh. 3. Cukupi Kebutuhan Air Putih Konsumsi makanan tinggi protein perlu diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Minum air putih minimal 8 gelas per hari dapat membantu menjaga metabolisme dan mencegah dehidrasi. 4. Tetap Aktif Bergerak Setelah menikmati hidangan khas Iduladha, sempatkan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau olahraga ringan agar tubuh tetap bugar. Merayakan Iduladha bukan berarti harus membatasi kebahagiaan menikmati makanan favorit. Dengan pola makan yang lebih seimbang dan gaya hidup sehat, momen kebersamaan bersama keluarga tetap bisa dinikmati dengan nyaman dan menyenangkan. Yuk, rayakan Iduladha dengan lebih sehat bersama keluarga tercinta!

Info Terpopuler

Berita

Digitalisasi Klinik Percetakan Negara, Terobosan Baru dalam Pelayanan Rabu, 16 Desember 2020 03:29 WIB Jakarta – Sebagai implementasi dari pemanfaatan teknologi dalam program POT CINTA, Yakes Telkom meresmikan Yakes Fitness Center yang telah direnovasi serta Digitalisasi Klinik Percetakan Negara di Jalan Percetakan Negara, Jakarta pada Kamis sore lalu(12/11). Upaya digitalisasi setiap program dan layanan Yakes ini ditujukan untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan layanan sesuai dengan visi TelkomGroup, menjadi digital telco untuk memajukan masyarakat. Kegiatan launching dimulai dengan pemotongan pita secara simbolik oleh Afriwandi, selaku Direktur Human Capital Management TelkomGroup sebagai tanda peresmian dibukanya Yakes Fitness Center dan Digitalisasi Klinik Percetakan Negara. Dalam sambutannya, Afriwandi mengapresiasi kinerja Yakes Telkom dalam meningkatkan customer experience, khususnya memasukkan unsur digital dalam pelayanannya. “Yakes kini sudah berubah menjadi lebih baik, saya yakin kedepannya pasti bisa meningkatkan sistemnya lagi. Apalagi saya dengar citra Yakes Telkom di pelanggan itu positif, itu sangat bagus. Dengan begitu, citra Telkom pun akan ikut menjadi baik”, jelas Afriwandi. Pada kesempatan ini T.Zilmahram selaku Direktur Utama Yakes Telkom memaparkan sekilas tentang jejak langkah Yakes Telkom dalam mewujudukan visi menjadi institusi terbaik di Indonesia dalam mengelola layanan kesehatan berbasis managed care dan teknologi digital terkini. “Saat ini Yakes memiliki program-program POT CINTA untuk menjadi layanan yang lebih proaktif dalam melayani pelanggan. Seperti Sabaya, Yakin, Taman Sehati, Seharum, Kopi Cinta, Digikes, Café Poci, Kozi, Courtesy serta adanya dashboard secara realtime mengenai informasi covid di Telkom Group dan dashboard mengenai informasi investasi” jelas Zil. Kepala Area II Yakes Telkom, Anastasia Muriani juga turut menjelaskan mengenai pelayanan di Klinik Percetakan Negara yang kini semuanya sudah berbasis digital, mulai dari screening hingga konsultasi dengan dokter. “Klinik PN ini akan tetap menjalankan protokol COVID, pengukuran suhu tubuhnya sudah menggunakan thermoscan, tidak lagi memakai thermometer yang ‘ditembakkan’ ke dahi. Kemudian sebelum masuk ke poliknlik, pelanggan akan melakukan triase covid terlebih dahulu melalui website yang telah kami siapkan” jelas Anas. Bagi pelanggan yang ingin mengunjungi Poliklinik Percetakan Negara, lanjut Anas, bisa menggunakan Yakes Mobile untuk menentukan jadwal konsultasi, supaya tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan dari dokter. Anas juga menambahkan ragam layanan yang tersedia di Poliklinik Percetakan Negara. “Disini itu nanti ada layanan restitusi secara online, ada Café Poci yaitu café yang menyediakan makanan dan minuman bergizi untuk para pelanggan kita, serta taman sehati” pungkasnya. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penandatangan prasasti secara simbolik oleh DirHCM. Semoga Yakes Telkom bisa semakin lebih baik lagi ke depannya.***dv    

Artikel

Be Mindful of Your Mental Health Sabtu, 24 Oktober 2020 08:36 WIB Tidak dipungkiri lagi bahwa kesehatan mental merupakan salah satu bagian yang menandakan sehatnya seseorang. Sehat tidak hanya dilihat dari kondisi fisik saja, tetapi bagaimana kondisi psikologis diri kita. Di tengah kondisi pandemic Covid-19 yang melanda, mari kita tanyakan ke diri sendiri, sejahterakah kita secara psikologis? Sejahtera secara psikologis menandakan bahwa diri kita memiliki perasaan yang baik (feeling good) dan dapat berfungsi secara efektif (functioning effectively). Untuk dapat sejahtera secara psikologis, tentunya kita perlu memperhatikan (mindful) kondisi kesehatan mental. Mengapa demikian? Alasannya sangat sederhana, karena dengan memberikan perhatian maka kita lebih menyadari serta dapat lebih memahami kondisi diri kita. Mindfulness adalah suatu pendekatan integratif yang didasarkan pada hubungan pikiran & tubuh, yang membantu individu untuk mengelola pikiran dan perasaan serta kesehatan mental mereka. Mindfulness merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Salah satu contoh simpelnya adalah dengan kita menyadari bagaimana rasa makanan yang tadi dicicipi? Apa warna baju yang dipakai hari ini? Apa perasaan yang muncul ketika atasan memberikan feedback kepada saya? Apa yang saya rasakan ketika rekan kerja menolak pendapat saya? Sadar akan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan menjadi salah satu wujud agar kita dapat menjalankan hari-hari dengan nyaman serta menemukan solusi yang terbaik untuk permasalahan yang dihadapi. Selain menyadari apa yang terlintas dipikiran dan dirasakan, menyadari apa yang tubuh kita coba untuk sampaikan juga salah satu bentuk mindfulness. Sebagai contoh, saat berada pada situasi penuh tekanan atau kecemasan, ternyata tubuh kita memunculkan reaksi tertentu seperti detak jantung meningkat, otot tegang atau napas terhambat. Dengan memperhatikan perubahan yang muncul tersebut, maka kita dapat pula mencari solusi atas perubahan yang terjadi, salah satu upayanya dengan mengatur napas dengan baik agar tubuh menjadi tenang. Begitu pula dengan situasi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini, aware terhadap apa yang menjadi pikiran, perasaan, serta pola tingkah laku yang dimunculkan akan membantu kita menentukan langkah pengelolaan yang tepat. Kesadaran ini menandakan pula bahwa kita merawat diri. Kita sadar akan hal yang menjadi pemicu dari kecemasan serta memperhatikan hal-hal apa yang membuat tertekan. Ketika kita mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental, tidak hanya diri kita sendiri yang mendapatkan manfaatnya. Manfaat apalagi yang didapat melalui mindfulness? Menyadari kondisi psikologis atau kesehatan mental ini juga dapat membantu mengurangi stigma lingkungan yang buruk terhadap kesehatan mental. Beberapa contoh mindfulness ini adalah, menyadari penggunaan tata bahasa yang digunakan agar tidak menyakiti perasaan orang lain, mengedukasi diri terkait kesehatan mental yaitu dengan mengenali bahwa kesehatan mental memiliki perlakuan yang sama dengan masalah medis lainnya, dan mendengarkan kondisi orang lain tanpa interupsi, asumsi, maupun interpretasi di awal. Nah, beberapa hal tersebut dapat kita latih di kehidupan sehari-hari dan menjadi upaya bagi kita untuk lebih mindful terhadap diri maupun lingkungan sosial. Sudah saatnya kita aware terhadap kesehatan mental. Sesuai dengan kampanye yang dikeluarkan World Federation for Mental Health (WFMH), perayaan Hari Kesehatan Mental Dunia tahun 2020 mengusung tema “Mental Health for All: Greater Investment – Greater Access”, hal tersebut menandakan bahwa sehat mental itu hak setiap orang. Inilah saatnya bagi kita untuk berinvestasi dalam kesehatan mental. By: Rahmi Maya Fitri, M.Psi., Psikolog     “We would never tell someone with a broken leg that they should stop wallowing and get it together. We don’t consider taking medication for an ear infection something to be ashamed of.”  MICHELLE OBAMA     Sumber: https://www.verywellmind.com/improve-psychological-well-being-4177330; https://www.mentalhealth.org.uk/a-to-z/m/mindfulness; https://www.mindfulnessstudies.com/ending-mental-health-stigma-through-mindfulness/

image-popular
Berita

Kenalkan GENTA, Generasi Millenial Yakes Melayani dengan CINTA Sabtu, 24 Oktober 2020 09:40 WIB Bandung – Yakes Telkom, pada Kamis (1/10) meluncurkan program “GENTA”, yaitu sebuah program yang dirancang untuk menjadi model yang mampu mengimplementasikan culture karyawan Yakes dalam menjalankan pedoman kerja POT CINTA Yakes Telkom. GENTA sendiri adalah singkatan dari Generasi Milenial Melayani Dengan Cinta. Peluncuran program GENTA dilakukan oleh Teuku Zilmahram selaku Direktur Utama Yakes Telkom, Teuku Hercules selaku Direktur Investasi dan Keuangan, Tri Priyo Anggoro selaku Direktur Layanan Kesehatan dan Umum, serta disaksikan oleh jajaran pengurus SL Yakes Telkom, dan seluruh karyawan Yakes Telkom yang menghadiri lewat video conference. Zil dalam sambutannya mengharapkan program GENTA ini dapat menjadi alat untuk mengingatkan dan menjadi pionir dalam menjalankan program-program Yakes Telkom agar lebih baik lagi ke depannya. “GENTA ini harus selalu gesit, energik punya semangat atau daya juang yang tinggi, lalu harus selalu inovatif, tangguh tidak mudah menyerah dan patah semangat, dan yang terakhir itu harus aktif” jelasnya. Satuan Tugas GENTA Yakes Telkom terdiri dari 99 karyawan dari seluruh regional dan masih termasuk ke dalam generasi milenial. Ardya Prahasta selaku Kabid Umum Yakes Telkom menyampaikan tugas utama dari GENTA adalah untuk membantu tim culture berkolaborasi dalam mengimplentasikan program culture Yakes Telkom, menjadi model dalam menjalankan nilai-nilai culture dan pedoman kerja POT CINTA untuk citra positif, dan mendokumentasikan setiap kegiatan terutama yang diadakan oleh tim culture dan Yakes Ranger. Menyusul pernyataan tersebut, Zil kembali menyampaikan GENTA juga harus mampu mensosialisasikan dan menyebarkan informasi seputar yakes kepada para pelanggan, tapi tetap menerapkan Akhlak sebagai core value atau tata nilai dari perusahaan. “Biar tidak misleading, sebagai insan BUMN kita harus tetap mengedapankan AKHLAK, yaitu harus Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif” tambah Zil. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan penyematan atribut berupa topi kepada beberapa karyawan yang mendaftarkan diri sebagai tim GENTA sekaligus penyerahan kunci motor YAKIN kepada Kepala Regional III Jawa Barat oleh Dirut Yakes Telkom.  Besar harapannya GENTA dapat mengemban amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. (YKS00)

image-popular
Berita

Lomba Masak Virtual #DiRumahAja Yakes Regional II Sabtu, 24 Oktober 2020 10:54 WIB Tagar #DiRumahSaja saat ini bukan hal asing bagi masyarakat Indonesia. Sejak ditetapkan menjadi pandemi global oleh badan kesehatan dunia WHO maret lalu, kegiatan dirumah saja menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Mulai dari belajar, bekerja, sampai ibadah dilakukan dirumah saja. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap survive dimasa pandemi. Walau semua kegiatan dilakukan dirumah saja tidak membuat masyarakat kehabisan ide untuk melakukan hal–hal positif dan produktif. Sama halnya yang dilakukan tim pembinaan Yakes Telkom di seluruh regional. Mulai Agustus hingga September telah dilakukan lomba masak virtual bagi peserta pensiun dan keluarga. kegiatan ini pertama dilakukan karena sistem penilaian lomba yang tidak menilai rasa makanan sebagaimana lomba masak pada umumnya. Adapun jenis masakan yang akan dilombakan berbahan dasar ikan. Lomba masak virtual Yakes Regional II Jakarta dan Banten dimulai dari tahap pendaftaran yang dilakukan pada Agustus 2020. Rabu (9/9) menjadi hari yang dinanti oleh para peserta lomba masak virtual Yakes Regional II Jakarta dan Banten. Penilaian lomba masak virtual dilakukan dalam tiga sesi. Setiap sesi akan diikuti oleh 3 peserta. Bertindak sebagai juri dari lomba masak virtual kali ini adalah Chef Anzas yaitu Chef Hospital Aerofood Catering Service dan Zahrina Tresna Wahidin, S.Gz yaitu Dietisien Rumah Sakit Cipto Mangkusumo Kencana.

Berita

Peluncuran COURTESY (Counter Sehat Yakes Telkom) di Kantor P2Tel Rabu, 16 Desember 2020 03:35 WIB Bandung – Yakes Telkom kembali meluncurkan program layanan guna meningkatkan kepuasan pelanggan, pada Kamis (03/12). Layanan tersebut adalah Counter Kesehatan Yakes atau yang disingkat menjadi COURTESY. COURTESY adalah sebuah layanan yang ditujukan bagi pelanggan yang lokasinya jauh dari Titik Pelayanan Kesehatan Khusus (TPKK) Yakes Telkom. Nantinya, COURTESY ini beroperasi untuk memberikan layanan pendaftaran, informasi restitusi, update kepesertaan serta infromasi layanan Yakes Telkom lainnya. Bertempat di Kantor Pusat P2Tel, kegiatan peluncuran tersebut dihadiri oleh Teuku Zilmahram selaku Direktur Utama Yakes Telkom, Djaka Sundan selaku Ketua Umum P2Tel beserta jajarannya, Jajaran Pengurus Yakes Telkom, Senior Leader Yakes Telkom serta seluruh karyawan Yakes Telkom yang turut menyaksikan melalui video conference. Dalam sambutannya, Direktur Utama Yakes Telkom, Zil memaparkan ide dari pembuatan program COURTESY ini adalah untuk mendekatkan dan meningkatkan layanan prima kepada pelanggan. “COURTESY ini akan ditaruh ditempat-tempat yang strategis dan sering menjadi tempat berkumpulnya pensiunan. Makanya COURTESY ini akan ditempatkan di kantor-kantor P2Tel, supaya pelanggan bisa dengan mudah mendapatkan layanan” papar Zil. Disamping itu yang akan bertugas di COURTESY adalah Tim Genta dan Tim SABAYA. Selain memberikan informasi, keduanya juga bertugas menjadi influencer untuk mensosialisasikan program-program Yakes Telkom lainnya kepada pelanggan. Menyusul penyataan Zil, Djaka Sundan selaku Ketua Umum P2Tel memberikan apresiasi terhadap peluncuran dari program COURTESY ini. Ia mengharapkan dengan adanya program tersebut bisa meberikan efesiensi untuk pelanggan terutama dari segi waktu. “Biasanya jika ingin melakukan konsultasi secara fisik, dari pendaftaran hingga menunggu konsultasi bisa memakan waktu berjam-jam, jadi semoga dengan adanya COURTESY dari Yakes ini bisa lebih memudahkan pelanggan” jelas Djaka.   Kegiatan ditutup dengan pengguntingan pita secara simbolik oleh Direktur Utama Yakes Telkom sebagai tanda peresmian dari program COURTESY. Sampai saat ini COURTESY baru beroperasi di Kantor Pusat P2Tel, Kota Bandung.  COURTESY beroperasional tiga kali dalam seminggu, setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat dimulai dari jam 09.00 – 11.00 WIB. (YKS00)