Jumat, 12 Maret 2021 23:12 WIB

Kesehatan Tubuh dan Pikiran: Mengambil Tindakan Melawan Obesitas

Apa yang kita lakukan dan tidak lakukan sering kali dihasilkan dari cara kita berpikir dan merasakannya. Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk pulih dari kejadian yang terjadi secara tiba-tiba, menguras emosi, atau menyebabkan stres (misalnya kehilangan teman dekat atau anggota keluarga, kesulitan menjalin hubungan, kehilangan pekerjaan atau menghadapi masalah medis yang serius), yang tanpa disadari dapat menyebabkan seseorang mulai mengonsumsi makanan secara berlebihan, makanan yang tidak sehat, dan tidak berolahraga sebagai pengalihan dari masalah yang dihadapi. Semakin lama, hal tersebut menjadi kebiasaan dan sulit diubah. Jika kita tidak bertindak untuk mengatasi masalah jangka pendek ini, tentunya dapat menimbulkan dampak jangka panjang.  Oleh karena itu, pelajari cara menangani masalah psikologis ini dengan cara yang lebih sehat.

Apa yang bisa dilakukan?
Mengatasi obesitas dan masalah pengendalian berat badan memerlukan penerapan kebiasaan baru yang mendorong gaya hidup lebih sehat, namun hal ini tidak dapat dilakukan dengan mencoba perubahan yang drastis pada pola makan atau aktivitas. Perubahan yang drastis dapat berisiko tidak hanya memperparah situasi kesehatan yang sudah berbahaya, tetapi juga mengabaikan hal inti serta masalah emosional yang menyebabkan obesitas tersebut. 
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

  1. Pikirkan apa yang akan dimakan dan mengapa memakannya. Ketahui kebiasan makan dengan menuliskan apapun yang dikonsumsi, termasuk waktu dan takaran makanannya. Selain itu, catat apa yang ada dipikiran serta emosi yang muncul. Apakah sedang merasa sedih atau kesal terhadap suatu hal? Atau sedang mengalami situasi penuh tekanan sehingga membutuhkan "comfort food"?
  2. Kurangi porsi makan secara bertahap. Hal ini bertujuan agar proses penurunan berat badan tidak menjadi hal yang menyiksa. Pada akhirnya kita akan menyadari bahwa porsi secukupnya juga dapat diterima oleh tubuh. 
  3. Kelola kondisi emosi. Penurunan berat badan tidak akan pernah berhasil jika seseorang terbebani dengan stres atau perasaan negatif lainnya, namun tidak mengelolanya dengan baik. Penting untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi sebelum memulai program penurunan berat badan. 
  4. Mendapatkan dukungan dari keluarga dan kerabat terdekat. Hal ini merupakan bentuk dukungan moral yang dibutuhkan ketika mulai goyah dan ingin kembali ke gaya hidup sebelumnya. Akan lebih baik jika keluarga juga menerapkan gaya hidup sehat yang sama.
  5. Tidak menyalahkan diri sendiri ketika mengalami bad day akibat target yang tidak tercapai. Pelajari kembali pikiran serta perasaan apa yang menyebabkan kita untuk makan lebih banyak dari biasanya dan cari alternatif lain yang dapat dilakukan untuk mengelola kondisi tersebut selain dengan makan secara berlebih (binge eating).

Jika beberapa hal tersebut dirasa sulit untuk dilakukan sendiri, carilah pertolongan dari Psikolog untuk membantu merumuskan rencana tindakan untuk mengelola keadaan tersebut.

Baca juga : Pencegahan Obesitas