Selasa, 09 Maret 2021 10:57 WIB

Manifestasi Oral pada Pasien PJK

Penggunaan obat dalam jangka panjang pada pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) dapat menyebabkan perubahan pada rongga mulut pasien seperti:

  1. Reaksi Likenoid
    Suatu peradangan kronis rongga mulut yang terjadi di gusi, lidah, atau pipi bagian dalam dan langit-langit. Dapat berupa bercak putih, benjolan berisi cairan maupun luka yang terasa perih, dan terasa terbakar.
    Reaksi likenoid dapat dipicu oleh reaksi penggunaan obat yang berkepanjangan, restorasi gigi dengan menggunakan materi logam, serta infeksi pada virus hepatitis C.
    Selain itu, penggunaan pengobatan beta bloker dan ACE Inhibitor dapat menimbulkan reaksi likenoid pada rongga mulut.
  2. Hiperplasia Gingiva
    Suatu peradangan yang terjadi pada gusi. Gusi diantara gigi akan membengkak, memerah, dan mudah berdarah. Permukaan gusi dapat halus ataupun tampak seperti benjolan. Pertumbuhan yang lebih cepat mengakibatkan jaringan menjadi lebih keras (fibrotik), jaringan di antara gigi membesar, merah muda, kencang, dan kenyal saat disentuh.
    Lama-kelamaan keadaan tersebut dapat menutup mahkota gigi yang akan mempersulit perawatan pembersihan gigi. Beberapa obat-obatan sering dihubungkan dengan terjadinya gingival enlargement termasuk obat-obatan kardiovaskular seperti phenytoin dan calcium channel blockers.
  3. Xerostomia
    Suatu sensasi rasa kering pada rongga mulut yang diakibatkan dari berkurangnya jumlah atau perubahan komposisi saliva (air liur). Terkadang diikuti dengan terjadinya kelainan pada fungsi kelenjar saliva.
    Obat-obatan secara tidak langsung dapat mempengaruhi komposisi saliva dengan adanya perubahan pada keseimbangan cairan dan elektrolit ataupun mempengaruhi aliran darah menuju kelenjar saliva. Obat tersebut antara lain ACE Inhibitor, Beta Blocker, Calcium Channel Bloker.
  4. Mouth Burning Syndrome
    Suatu sensasi rasa terbakar pada rongga mulut yang muncul di bagian lidah maupun bibir, terkadang disertai rasa gatal pada bagian lidah dan gusi.
    Timbul secara spontan tanpa ada faktor tertentu yang memicunya. Terjadi pada pagi hari dan intensitas rasa terbakarnya semakin meningkat hingga menjelang malam hari. Beberapa obat yang sering dihubungkan dengan terjadinya MBS antara lain ACE Inhibitor.

Baca juga : Pengaturan Makan pada PJK