• icon-phone Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405
  • Contact Center Yakes Telkom : 022 - 4521405

Info Terbaru

image-newest
Info Kesehatan

Kenali Jantung Sehatmu, Sayangi Hidupmu Kamis, 21 September 2023 17:40 WIB Jakarta - Dalam upaya menjaga kesehatan yang paripurna bagi peserta, Yakes-Telkom terus memberikan update informasi terkait berbagai penyakit yang berpotensi menyerang para peserta. Bentuk peran aktif yang dilakukan oleh Yakes-Telkom adalah dengan menghadirkan Webinar kesehatan secara rutin dengan mengangkat isu-isu penting terkait pengelolaan kesehatan bagi para peserta, salah satunya adalah Webinar Kesehatan dengan tema ‘Kenali Jantung Sehatmu, Sayangi Hidupmu’ bersama dr. Isman Firdaus, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, FAPSIC, FESC, FSCAI (Dokter Spesialis Jantung RS Mitra Keluarga Bekasi Timur). Webinar yang diadakan pada Kamis (21/9) siang ini, dipandu langsung oleh Manager Health Service Operation Yakes Regional IV Jawa Tengah & DIY, dr. Dyah Pamulatsih serta diikuti oleh seluruh peserta Yakes-Telkom di seluruh Indonesia. Dalam paparannya, dr. Isman menyampaikan serangan jantung dapat terjadi pada siapa saja tanpa pandang usia. Penyebab utama dari risiko terjadinya serangan jantung adalah pola hidup yang tidak sehat.  “Salah satu gejala yang timbul saat seseorang mengalami serangan jantung koroner adalah rasa sakit di dada. Gejala ini bisa saja disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang tidak dijaga, mager atau malas untuk beraktivitas fisik secara rutin, maupun dikarenakan adanya riwayat penyakit lain,” jelas dr. Isman Selain itu, dr. Isman juga menjelaskan terkait masa kritis di jam-jam pertama dari serangan jantung yang perlu ditanggapi dengan baik. Beberapa hal tersebut seperti memastikan keluhan yang dirasakan adalah serangan jantung, Hubungi Call Center 119 atau Heart line (021-5682424), serta berusaha untuk tenang dan jangan gelisah. “Faktor-faktor resiko apa saja yang menyebabkan penyakit jantung dan jantung koroner, mulai dari merokok, kolesterol, hipertensi, diabetes, genetik, yang memberikan kontribusi semuanya berkontribusi terhadap terjadinya bisul di dalam dinding pembuluh darah yaitu aterosklerosis. ada plak sehingga bisa terjadi bisul dalam pembuluh darah bisa pecah dan jika terjadi akan terjadi pembekuan darah” tambah dr. Isman.  Oleh karena itu, dr. Isman juga menambahkan terkait rumus untuk mencegah terjadinya serangan jantung koroner yang meliputi : 0-3-5-140-5-3-0  Sesi webinar kemudian ditutup dengan tanya jawab yang melibatkan peserta, salah satunya seperti yang disampaikan oleh Bapak Issoepanggihno dari KJS P2Tel Yogyakarta yang bertanya terkait waktu yang tepat saat menolong pasien serangan jantung saat ataupun setelah beraktivitas. “Jawabannya adalah langsung, jadi jika ada yang tiba-tiba pingsan atau mengalami kondisi serangan jantung saat ataupun setelah beraktivitas maka segera dilakukan pertolongan dengan mengatur posisi kepala agar tegak keatas, kemudian dapat melakukan cek kondisi pernapasan serta nadi dari korban. Jadi segera lakukan pertolongan, jangan menunda jika kondisinya seperti itu,” jawab dr. Isman. Untuk Yakes Family yang ingin mengetahui lebih lengkap terkait webinar “Kenali Jantung Sehatmu, Sayangi Hidupmu” dapat mengunjungi Youtube Yakes-Telkom atau klik link berikut ini : Webinar Kesehatan Yakes Telkom

image-newest
Info Kesehatan

Ini Cara Terbaik Kendalikan Hipertensi Kamis, 13 Juli 2023 13:06 WIB Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, hal tersebut dikarenakan hipertensi seringkali menjadi penyebab dari masalah kesehatan serius seperti penyakit Jantung, Stroke, Gagal Ginjal, dan beberapa masalah kesehatan lain.  Menurut data 1 dari 3 orang Indonesia mengidap hipertensi, bahkan angka ini terus meningkat tiap tahunnya. Data pada tahun 2018 prevalensi hipertensi di Indonesia sebanyak 34.1%, diperkirakan penderita hipertensi di Indonesia mencapai 70Jt lebih penduduk Indonesia. Baca Juga : Keterkaitan antara Stres dan Hipertensi Menurut data WHO diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Diperkirakan 46% orang dewasa dengan hipertensi tidak menyadari bahwa mereka memiliki kondisi tersebut yang menjadikan Hipertensi sebagai  penyebab utama kematian dini di seluruh dunia (Silent Killer) Kebanyakan penderita hipertensi tidak merasakan gejala apapun. Memeriksa tekanan darah Anda adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah Anda memiliki tekanan darah tinggi dan juga sebagai langkah awal untuk pengobatan hipertensi. Salah satu cara terbaik untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi adalah dengan merubah pola hidup. Lantas apa saja yang perlu dilakukan? DO : Makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Aktif secara fisik, termasuk berjalan, berlari, berenang, menari, atau aktivitas yang membangun kekuatan, seperti angkat beban. Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas. Minumlah obat-obatan seperti yang diresepkan oleh profesional perawatan kesehatan Anda. Tetap janji dengan profesional perawatan kesehatan Anda. DON’T: Makan terlalu banyak makanan asin (usahakan tetap di bawah 2 gram per hari) Makan makanan tinggi lemak jenuh atau trans Merokok atau menggunakan tembakau Minum terlalu banyak alkohol (maksimum 1 minuman harian untuk wanita, 2 untuk pria) Melewatkan atau berbagi obat.

image-newest
Info Kesehatan

Mengenal Fakta dan Faktor Risiko Terkait Kanker Yang Perlu Diketahui Selasa, 11 Juli 2023 11:46 WIB Yakes family tahu gak sih, kalau kanker menjadi salah satu penyebab utama kematian? Di Wilayah Asia Tenggara, WHO melaporkan sekitar 2,2 juta kasus baru kanker dan 1,4 juta kematian terkait, yang menyumbang lebih dari 1 dari 10 kematian di wilayah tersebut. Beberapa jenis kanker memiliki andil besar dalam angka kematian, di antaranya kanker paru-paru (10,6%), kanker payudara (9,4%), kanker serviks (8%), kanker hati (6,6%), dan kanker bibir serta rongga mulut (6,4%).  Sayangnya, di negara-negara berkembang sebagian besar kasus kanker didiagnosis dalam stadium lanjut yang terkait dengan biaya pengobatan yang tinggi, angka kesintasan hidup yang rendah, dan penurunan kualitas hidup pasien. WHO melaporkan bahwa di seluruh wilayah, keterlambatan dalam diagnosis dan pengobatan menyebabkan 67% pasien kanker meninggal sebelum mencapai usia 70 tahun. Baca Juga : Pencegahan Kanker Risiko terkena kanker cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Meskipun kanker dapat terjadi pada segala usia, namun umumnya kasus kanker lebih sering terjadi pada orang yang berusia 65 tahun ke atas. Selain faktor usia, berikut ini beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker: Kondisi kesehatan tertentu Beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan peradangan dalam tubuh dapat meningkatkan risiko terkena kanker, misalnya penyakit radang usus kronis. Riwayat kesehatan keluarga Riwayat kanker dalam keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker meskipun kemungkinannya relatif kecil. Pengaruh lingkungan Terdapat banyak zat kimia berbahaya di lingkungan sekitar kita, termasuk dalam asap rokok. Zat-zat ini yang disebut karsinogen dapat memicu timbulnya kanker. Gaya hidup Orang yang merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, atau memiliki kebiasaan seks bebas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan kanker. Nah, sekarang Yakes family sudah tahu kan kalau kanker ini penyakit yang sangat serius dan dapat menyebabkan kematian. Yuk dijaga tubuhnya agar tetap sehat dengan menghindari hal-hal yang dapat memicu timbulnya penyakit kanker itu. Sumber : Kemenkes RI

Info Terpopuler

image-popular
Info Kesehatan

Telemedicine menjadi alternatif konsultasi dimasa Pandemi Senin, 18 Januari 2021 11:05 WIB Tahun 2020 sudah selesai akan tetapi,  lain halnya dengan Pandemi yang sampai akhir 2020 belum kunjung usai. Dalam masa Pandemik ini, Yakes Telkom memberikan layanan Telemedicine yaitu pemakaian telekomunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis jarak-jauh. Telemedicine saat ini, menggunakan teknologi komunikasi dengan gadget untuk memberikan konsultasi fasilitas kesehatan di tempat yang berjauhan, bisa secara langsung via telepon, berkirim pesan, ataupun videocall dengan aplikasi WA (whatsapp) atau aplikasi Telegram. Layanan Telemedicine dibutuhkan oleh Pelanggan dalam masa pandemik Covid-19 saat ini karena ada beberapa layanan yang bisa didapatkan oleh pelanggan dengan menggunakan Telemedicine diantaranya adalah: Layanan Konsultasi medis dengan dokter dan petugas medis lainnya di Yakes Telkom. Memberi kemudahan saat pelanggan ingin mendapatkan Obat Rutin yang dikonsumsi tanpa harus datang ke Poliklinik Yakes Telkom. Permintaan rujukan pemeriksaan Laboratorium dan rujukan ke rumah sakit. Layanan konsultasi tentang restitusi. Layanan konsultasi non medis perihal kepesertaan. Kenapa harus Telemedicine? Guna mencegah penyebaran virus covid-19 lebih baik apabila dirumah saja untuk menghindari kerumunan, itulah sebabnya Yakes Telkom lebih menekankan Telemedicine daripada pelanggan datang langsung ke Poliklinik. Dengan Telemedicine para pelanggan tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan dari Yakes. Untuk layanan medis para pelanggan bisa melakukan konsultasi kepada para dokter, apabila memerlukan obat dokter akan memberikan dan dikirim menggunakan kurir. Demikian juga dengan rujukan bisa juga didapatkan dengan melakukan Telemedicine. Tidak hanya layanan konsultasi medis saja yang diberikan kepada para pelanggan, melainkan dari sisi Non Medispun bisa melakukan Telemedicine, salah satu contohnya adalah layanan Konsultasi kepesertaan. Untuk melakukan laporan update Faskes putra/i dari pelanggan, Pensiunan dapat mengirimkan foto atau scan persyaratan yang sudah lengkap kepada admin kepesertaan untuk diproses lebih lanjut. Selain itu juga pengajuan untuk cetak kartu kesehatan bisa dilayani secara online via Whatsapp ataupun Telegram, dengan mengirimkan persyaratan yang sudah lengkap kepada Admin Kepesertaan pengajuan cetak kartu kesehatan bisa diproses lebih lanjut. Saat ini Yakes Telkom tak henti-hentinya memberikan layanan yang terbaik kepada para pelanggan karena sesuai dengan slogan terbaru Yakes Telkom yaitu Sehat Tekad Kita, Melayani dengan Cinta (YKS05-01)

image-popular
Info Kesehatan

Be Mindful of Your Mental Health Sabtu, 24 Oktober 2020 08:36 WIB Tidak dipungkiri lagi bahwa kesehatan mental merupakan salah satu bagian yang menandakan sehatnya seseorang. Sehat tidak hanya dilihat dari kondisi fisik saja, tetapi bagaimana kondisi psikologis diri kita. Di tengah kondisi pandemic Covid-19 yang melanda, mari kita tanyakan ke diri sendiri, sejahterakah kita secara psikologis? Sejahtera secara psikologis menandakan bahwa diri kita memiliki perasaan yang baik (feeling good) dan dapat berfungsi secara efektif (functioning effectively). Untuk dapat sejahtera secara psikologis, tentunya kita perlu memperhatikan (mindful) kondisi kesehatan mental. Mengapa demikian? Alasannya sangat sederhana, karena dengan memberikan perhatian maka kita lebih menyadari serta dapat lebih memahami kondisi diri kita. Mindfulness adalah suatu pendekatan integratif yang didasarkan pada hubungan pikiran & tubuh, yang membantu individu untuk mengelola pikiran dan perasaan serta kesehatan mental mereka. Mindfulness merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Salah satu contoh simpelnya adalah dengan kita menyadari bagaimana rasa makanan yang tadi dicicipi? Apa warna baju yang dipakai hari ini? Apa perasaan yang muncul ketika atasan memberikan feedback kepada saya? Apa yang saya rasakan ketika rekan kerja menolak pendapat saya? Sadar akan apa yang sedang dipikirkan atau dirasakan menjadi salah satu wujud agar kita dapat menjalankan hari-hari dengan nyaman serta menemukan solusi yang terbaik untuk permasalahan yang dihadapi. Selain menyadari apa yang terlintas dipikiran dan dirasakan, menyadari apa yang tubuh kita coba untuk sampaikan juga salah satu bentuk mindfulness. Sebagai contoh, saat berada pada situasi penuh tekanan atau kecemasan, ternyata tubuh kita memunculkan reaksi tertentu seperti detak jantung meningkat, otot tegang atau napas terhambat. Dengan memperhatikan perubahan yang muncul tersebut, maka kita dapat pula mencari solusi atas perubahan yang terjadi, salah satu upayanya dengan mengatur napas dengan baik agar tubuh menjadi tenang. Begitu pula dengan situasi Covid-19 yang tengah kita hadapi saat ini, aware terhadap apa yang menjadi pikiran, perasaan, serta pola tingkah laku yang dimunculkan akan membantu kita menentukan langkah pengelolaan yang tepat. Kesadaran ini menandakan pula bahwa kita merawat diri. Kita sadar akan hal yang menjadi pemicu dari kecemasan serta memperhatikan hal-hal apa yang membuat tertekan. Ketika kita mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental, tidak hanya diri kita sendiri yang mendapatkan manfaatnya. Manfaat apalagi yang didapat melalui mindfulness? Menyadari kondisi psikologis atau kesehatan mental ini juga dapat membantu mengurangi stigma lingkungan yang buruk terhadap kesehatan mental. Beberapa contoh mindfulness ini adalah, menyadari penggunaan tata bahasa yang digunakan agar tidak menyakiti perasaan orang lain, mengedukasi diri terkait kesehatan mental yaitu dengan mengenali bahwa kesehatan mental memiliki perlakuan yang sama dengan masalah medis lainnya, dan mendengarkan kondisi orang lain tanpa interupsi, asumsi, maupun interpretasi di awal. Nah, beberapa hal tersebut dapat kita latih di kehidupan sehari-hari dan menjadi upaya bagi kita untuk lebih mindful terhadap diri maupun lingkungan sosial. Sudah saatnya kita aware terhadap kesehatan mental. Sesuai dengan kampanye yang dikeluarkan World Federation for Mental Health (WFMH), perayaan Hari Kesehatan Mental Dunia tahun 2020 mengusung tema “Mental Health for All: Greater Investment – Greater Access”, hal tersebut menandakan bahwa sehat mental itu hak setiap orang. Inilah saatnya bagi kita untuk berinvestasi dalam kesehatan mental. By: Rahmi Maya Fitri, M.Psi., Psikolog     “We would never tell someone with a broken leg that they should stop wallowing and get it together. We don’t consider taking medication for an ear infection something to be ashamed of.”  MICHELLE OBAMA     Sumber: https://www.verywellmind.com/improve-psychological-well-being-4177330; https://www.mentalhealth.org.uk/a-to-z/m/mindfulness; https://www.mindfulnessstudies.com/ending-mental-health-stigma-through-mindfulness/

image-popular
Info Kesehatan

Kasus Positif Terus Melonjak, Segera Vaksinasi dan Kencangkan Prokes Minggu, 30 Januari 2022 21:49 WIB Lonjakan Kasus Harian Perupadata mencatatkan penambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 9905 kasus (per 28 Januari 2022). Data yang ada juga menunjukkan 90,1% kasus konfirmasi nasional merupakan transmisi lokal dan tercatat sudah 3 pasien kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia (memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan 1 kasus belum divaksin). Kenaikan kasus harian Covid disinyalir akan terus meningkat dalam beberapa waktu kedepan. Gambaran kenaikan tajam kasus ini juga terlihat di lingkungan TelkomGroup. Munculnya 3 sub varian Omicron Baru-baru ini muncul 3 sub varian Omicron yaitu BA.1 BA.2 dan BA.3, status ketiganya masih terus diteliti. Sementara gejala dibandingkan Delta lebih ringan. BA.2 lebih infeksius dengan gejala lebih ringan dari BA.1. Mutasi virus memang bukanlah hal yang baru, apalagi Variant of Concern cenderung cepat menginfeksi dan akan banyak bermutasi. Yang harus digarisbawahi adalah jangan meremehkan dan jangan abai untuk mencegah virus semakin merajalela dan melahirkan varian yang berbahaya. Cegah dengan Vaksin dan Disiplin Prokes Sesuai dengan anjuran pemerintah melalui Kemenkes, perusahaan turut aktif mengambil langkah-langkah untuk mencegah laju penularan khususnya di lingkungan TelkomGroup dengan mempercepat upaya pelaksanaan vaksinasi booster untuk meningkatkan efektivitas vaksin primer.  Jadi bagi karyawan, pensiunan dan keluarga yg sudah mendapatkan e tiket di Peduli Lindungi dan telah 6 bulan dari vaksin ke 2, segera lakukan vaksinasi booster baik di sentra vaksinasi, RS atau puskesmas terdekat. Ayo kita cegah peningkatan laju Covid dengan tidak panik seraya meningkatkan protokol kesehatan dengan selalu gunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, menghindari bepergian kecuali sangat mendesak, dan menghindari kegiatan makan bersama. Semangat Sehat!  #SEMUAWAJIBPAKAIMASKER #SegeraVaksin

image-popular
Info Kesehatan

7 Jus Alami untuk Atasi Asam Urat & Kolesterol Kamis, 28 Agustus 2025 11:37 WIB Jakarta – Penyakit asam urat dan kolesterol tinggi masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat Indonesia. Pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup sedentari menjadi faktor utama yang memicunya. Namun, kabar baiknya, sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi jus buah tertentu dapat membantu menurunkan kadar asam urat maupun kolesterol secara alami. Setidaknya terdapat tujuh jenis jus yang bermanfaat untuk penderita asam urat maupun kolesterol tinggi. Jus untuk Pengidap Asam Urat Jus Ceri – Mengandung antosianin yang mampu menurunkan kadar asam urat serum setelah konsumsi rutin. Studi juga menunjukkan manfaatnya dalam menekan kolesterol jahat (LDL). Jus Blueberry – Buah ini kaya antioksidan dan serat, yang dapat mengurangi peradangan serta membantu mengontrol kadar asam urat. Jus Lemon – Kandungan vitamin C dan sifat alkalinya terbukti membantu menurunkan kadar asam urat dalam penelitian selama enam minggu. Jus untuk Penderita Kolesterol Tinggi Jus Tomat – Likopen dalam tomat efektif meningkatkan profil lipid dengan menurunkan LDL dan menjaga kesehatan pembuluh darah. Jus Cranberry – Kaya antioksidan, jus ini meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan berpotensi menekan kolesterol jahat. Jus Delima – Studi menunjukkan jus delima mampu meningkatkan kadar HDL sekaligus menurunkan LDL. Jus Bit – Mengandung betalain dan flavonoid yang dapat menurunkan kolesterol serta membantu menurunkan tekanan darah tinggi.   Melalui laman resmi Ayo Sehat, Kemenkes RI juga menyarankan konsumsi beberapa buah berikut untuk mendukung pengendalian kolesterol secara alami: Alpukat, kaya lemak tak jenuh tunggal, omega-9, dan serat. Tomat, sumber likopen yang juga bekerja mirip statin alami. Jeruk Nipis, mengandung flavonoid yang membantu menekan produksi LDL. Semangka, kaya likopen dan bermanfaat menjaga kesehatan jantung. Apel, mengandung beta-glucan dan serat larut untuk menurunkan kolesterol. Kombinasi Jus & Buah Segar, Hasil Lebih Optimal Kombinasi konsumsi jus alami dengan buah-buahan segar dipercaya dapat memberikan manfaat lebih maksimal bagi kesehatan. Para ahli menekankan pentingnya menghindari tambahan gula berlebih agar manfaat jus tetap optimal. Selain itu, Kemenkes mengingatkan bahwa perubahan pola makan harus diiringi dengan gaya hidup sehat lainnya seperti olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, serta rutin memeriksakan kesehatan untuk mencegah komplikasi penyakit metabolik.